Fri. Jul 12th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Pesawat Twin Otter Trigana yang Dicarter BKO Brimob Dihujani Tembakan di Bandara Kenyam

2 min read
twin otterTribunnews

ANGKASAREVIEW.COM – Penembakan pesawat kembali terjadi di Papua. Hari (Senin, 25/6/2018) sekitar pukul 10.10 WIT armada De Havilland Canada DHC-6-300 Twin Otter milik maskapai Trigana Air yang dicarter BKO (bawah kendali operasi) Brimob Polda Papua dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya dihujani tembakan di Bandar Udara Kenyam Kabupaten Nduga, Sabang, Papua, saat sedang taxi out untuk parkir oleh orang tak dikenal (OTK).

“Pada hari Senin tanggal 25 Juni 2018 pukul 10.10 WIT bertempat di Bandara Wamena Kantor PT Semuwa Dirgantara Air diperoleh informasi pesawat carteran Twin Otter Trigana milik perusahaannya yang di carter oleh BKO Brimob dari Wamena menuju Bandara Kenenyam telah mengalami penembakan dari OTK, ” sebut seorang karyawan maskapai Trigana yang minta dirahasiakan namanya.

Pesawat tersebut diawaki Kapten Pilot Ahmad Abdillah Kamil dan Kopilot Lenius Wonda dan mengangkut 15 orang personel BKO Brimob Polda Papua.

This slideshow requires JavaScript.

Diinformasikan bahwa Capt. Ahmad mengalami luka tembak pada bagian punggung, namun dalam keadaan sadar dan telah ditangani oleh tim medis. Laporan sementara, korban penembakan ini hanya Capt. Ahmad.

Diperkirakan pesawat di hujani tembakan dari arah kiri pesawat, dikarenakan korban luka tembak merupakan pilot yang duduk di sebelah kiri pesawat.

Pada pukul 09.40 WIT pesawat Twin Otter Trigana PK-YRU mendarat dengan mulus di Bandar Udara Kenyam. Lima menit kemudian pesawat menuju taxi out untuk parkir. Saat itu, tiba-tiba pesawat langsung dihujani tembakan oleh OTK.

15 personel BKO Brimob Polda Papua dalam manifestasi penumpang pesawat tersebut adalah Sudarto, Ahmad Junaedi, Saiful Rohman, M. Mas Bukin, Lalu Ahmad, Gunawan, Bima Prabowo, Sudirman, Tedi K, Subang R, Romadoni, I Wayan Susila, Fransiskus L, Bonardo, dan Tomi Mandala.

Kabidhumas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam pesan singkatnya kepada Antara menyebutkan bahwa saat ini Polri yang dibantu TNI masih berupaya mengejar pelaku penembakan. “Masih dikejar oleh TNI Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Trigana Jayapura, Toro mengungkapkan bahwa sempat terjadi baku tembak beberapa saat, sebelum aparat mengejar pelaku.

Baca Juga:

Ditjen Hubud dan Operator Penerbangan Berkomitmen Tingkatkan Keselamatan Penerbangan di Papua

Sambangi Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, PNGDF Jajaki Kerja Sama Pertahanan

Sebelumnya pada Jum’at (22/6/2018) lalu lalu sekitar pukul 13.05 WIT pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU ditembak oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di bandara yang sama. Saat itu, pesawat yang terbang dari Timika menuju Kenyam baru saja mendarat dan masih berada di ujung landasan pacu.

Akibat penembakan itu, pesawat mengalami kebocoran pada bagian depan, 7 bagian kabel pesawat putus, buku manifes rusak, dan pergelangan kaki kanan Kopilot terkena serpihan peluru.

Kapendam Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi menjelaskan, pesawat tengah membawa penumpang sipil sebanyak 16 orang dan 1 anggota polisi yang bertugas di Polsek Kenyam, yakni Bripda Bagus. Adapun pesawat diawaki oleh Kapten Pilot Nelson Kasenda (51), Kopilot Irena Nur Fadila (25) dan engginering Kasta Gunawan (45).

(ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *