Fri. May 17th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

ATR-72 Iran Jatuh Tewaskan 66 Penumpang

1 min read
Wikipedia

ANGKASAREVIEW.COM – Sebuah pesawat ATR-72 milik maskpai Iran Aseman Airlines dikabarkan jatuh pada Minggu (18/2/2018) dan menawaskan seluruh penumpang beserta awak kabinnya. Di tengah berlangsungnya investigasi, tersiar kabar bahwa pesawat tersebut memiliki riwayat masalah teknis dalam beberapa minggu

Pihak Aseman Airlines sendiri dalam keterangan resminya menyangkal adanya kemungkinan kegagalan teknis dalam penerbangan nahas tersebut. Sebaliknya, pihak maskapai menduga cuaca buruk sebagai penyebab utama kecelakaan.

Baca juga:
Bikin Kejutan Lagi, Iran Luncurkan UCAV Terbaru Mohajer-6
Keselamatan Penerbangan Nasional Meningkat Tajam Sepanjang 2017

Seperti dikutip oleh beberapa media lokal di Iran, ATR-72 tersebut dalam buku catatan perawatannya disebutkan bahwa terdapat masalah di beberapa bagiannya. Masalah ini disinyalir belum beres seratus persen.

Kepala analis di Strategic Aero Research Center, Saj Ahmad mengatakan kepada Al Jazeera bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan ini.

“Cuaca buruk bisa saja menjadi masalah. Namun masih terlalu dini untuk memberikan spekulasi,” tambahnya.

Pesawat ATR-72 itu jatuh di tengah penerbangan dari Teheran ke Kota Yasuj. Badan SAR Iran menemukan lokasi kecelakaan berada di kawasan Pegunungan Zagros yang berada di Kota Semirom.

Dilansir Washington Post, Aseman Airlines telah dilarang terbang ke kawasan Uni Eropa lantaran banyaknya kecelakaan yang dialami. Tahun 1994 silam misalnya, Fokker F-28 milik Aseman Airlines menabrak gunung dan menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 59 orang.

Kecelakaan terbesar yang dialami Aseman Airlines terjadi tahun 2008 lalu, dimana pesawat Boeing 737-200 jatuh saat hendak mendarat di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran. Kecelakaan itu menyebabkan 65 penumpang tewas dan 18 penumpang lainnya cedera berat. (IAN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *