Mon. Jul 15th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Ilyushin Kebut Pengerjaan 3 Pesawat Ini: Il-76MD-90A, IL-112V, dan Il-276

2 min read
il-276IAC

ANGKASAREVIEW.COM – Semasa Uni Soviet masih berdiri, hampir seluruh jenis pesawat angkut militer mulai dari kelas angkut ringan taktis hingga angkut berat strategis menggunakan pesawat rancangan biro desain Antonov. Sebut saja, mulai dari pesawat angkut ringan An-28 Cash, angkut medium An-26 Curl dan An-72 Coaler, hingga pesawat angkut super berat An-124 Ruslan menjadi andalan sang Bintang Merah di udara.

Bahkan, sebelum Uni Soviet runtuh pada Desember 1991, biro desain yang kini menjadi bagian (milik) negara Ukraina tersebut sempat merancang pesawat angkut berat An-70 pesaing A400M dan C-17 Globemaster III.

Proyek An-70 sendiri sempat mati suri. Kemudian pada awal milenium baru sempat dilanjutkan lagi melalui pendanaan bersama oleh Ukraina dan Rusia. Namun, kerja sama proyek ini akhirnya berantakan akibat militer Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea, Ukraina pada 2014.

Tautan: Antonov Tawarkan Pesawat Angkut Baru An-77 dan An-188 Pengganti An-70

Sebagai penerus utama Uni Soviet, militer Rusia memang menjadi pengguna terbanyak pesawat rancangan Antonov. Namun, hampir seluruh pesawat telah renta dimakan usia dan harus segera digantikan.

Il-476IAC

Bergerak dengan cepat, Rusia pun mulai menggarap proyek-proyek pesawat angkut militernya sendiri secara simultan. Proyek ini seluruhnya dipercayakan pada Ilyushin Aviation Complex (IAC).

Proyek pertama adalah pesawat angkut berat strategis Il-76MD-90A yang ditenagai empat mesin jet. Di kelasnya, Il-76MD-90A akan bersaing dengan Airbus A400M, AVIC Y-20, dan Boeing C-17. Pada Maret 2019 lalu, Kementerian Pertahanan Rusia memborong 100 unit Il-76MD-90A yang pengadaannya akan tuntas pada 2030.

Tautan: Kemhan Rusia Akan Borong 100 Pesawat Angkut Militer Il-76MD-90A

Proyek kedua, yang sudah mendekati fase akhir, adalah pesawat angkut ringan taktis pengganti An-26. Masih di bulan Maret 2019, pesawat yang menyandang kode Il-112V tersebut berhasil menjalani terbang perdananya dengan mulus.

Il-112

Saat ini sekira 100 unit An-26 masih dioperasikan militer Rusia dan secara bertahap akan digantikan Il-112V mulai tahun 2020. Pada gelombang pertama, Kementerian Pertahanan Rusia telah memesan sebanyak 48 unit Il112V.

Tautan: Pesawat Angkut Militer Rusia Il-112V Sukses Terbang Perdana

Proyek ketiga yang ditangani Ilyushin adalah pesawat angkut medium taktis Il-276. Pesawat ini dibuat sebagai pengganti An-12 dan An-72 sekaligus. Semula proyeknya dikenal sebagai Il-214/MTA yang digarap bersama HAL dari India. Namun, dengan mundurnya India pada 2016, Rusia melanjutkannya sendiri.

Tautan: Tambah Usia Pakai 15 Tahun, Kemhan Rusia Terima Il-76MD-M Hasil Modernisasi

Pesawat Il-276 akan ditenagai sepasang mesin turbofan PS-90A-76 yang juga digunakan pada pesawat Il-76MD-90A. Pesawat dapat terbang hingga ketinggian 13.100 m dengan kecepatan maksimum 870 km/jam. Dengan membawa muatan penuh 20 ton, jangkauan operasinya mencapai 2.000 km.

Il-276IAC

Progres hingga kuartal pertama 2019, Il-276 telah menyelesaikan model uji terowongan angin dan mulai pembuatan mock-up skala penuh. Ditargetkan, Il-276 akan menjalani terbang perdana pada 2023 dan masuk dinas tahun 2025.

Tautan: Su-27/30, Il-76, dan Su-35 Impian Para Wanita Calon Penerbang Militer Rusia

Di kelasnya Il-276 akan bersaing dengan An-178 buatan Ukraina dan KC-390 dari Brasil.

Rangga Baswara Sawiyya

 

editor: raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *