Tue. May 21st, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

ANKA dari Turki, Drone Terbaik untuk Indonesia Pilihan Pemirsa Angkasa Review

2 min read
Drone

ANGKASAREVIEW.COM – Transfer teknologi dan keunggulan performa drone ANKA buatan Turki menjadi alasan bagi para pemirsa (pengakses) Angkasa Review untuk memilih pesawat nirawak bersenjata (UCAV) ini dari tiga pilihan yang disodorkan. Dua pilihan lainnya adalah CH-4 Rainbow dari China dan MQ-1 Predator dari Amerika Serikat.

Dari 95 akun yang memberikan komentar di akun Instagram @angkasareview, sebanyak 80 akun menginginkan ANKA. Bila diprosentasekan maka angkanya mencapai 84,21%.

Sementara dari 87 akun yang memberikan komentar di Facebook Fans Fage @angkasareview, sebanyak 68 akun juga menginginkan ANKA. Jika diprosentasekan maka angkanya mencapai 78,16%.

Kedua perolehan survei ini bila digabungkan, maka tercapai angka akumulasi 81,18% memilih ANKA. Survei digelar mulai 9 Februari pukul 22.24 WIB dan penghitungan dilakukan pada 13 Februari pukul 16.00 WIB.

Turki negara produsen ANKA, dinilai para pemirsa AR sebagai negara yang menjanjikan tercapainya transfer teknologi apabila Indonesia membeli ANKA. Kerja sama dengan Turki ini, disebut beberapa pemirsa telah dibuktikan dalam hal pembuatan tank medium. Untuk diketahui, FNSS (Turki) dan PT Pindad (Indonesia) telah bekerja sama melahirkan tank medium Kaplan atau yang di Indonesia diberi nama Harimau.

ANKA (sering juga ditulis Anka) merupakan Unvanned Aerial System (UAS) kelas Medium Altitude Long Endurance(MALE) yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI). Drone ini mampu melaksanakan misi operasi pada siang maupun malam hari.

Drone ANKA dilengkapi dengan sistem pengintaian segala cuaca, deteksi dan identifikasi target untuk melaksanakan misi intelijen dengan kelengkapan muatan sensor EO/IR dan SAR (Synthetic Aperture Radar).

Kemampuan lama terbang ANKA mencapai 24 jam mengungguli dua pesaingnya. Drone yang mampu terbang hingga ketinggian 30.000 kaki ini mampu menjelajah jarak sejauh 4.896 km.

Pada 2017 TAI telah berhasil mengintegrasikan munisi mikro udara ke darat berhulu ledak 10 kg MAM-L buatan Roketsan pada drone berkemampuan terbang otonomus ini.

Dengan kemampuan membawa persenjataan ini, maka ANKA pun dapat dikategorikan sebagai drone bersenjata atau UCAV.

Selain MAM-L, ANKA UCAV juga mampu membawa rudal udara ke darat kaliber 2,75 inci berpemandu laser (kadang disebut roket berpemandu laser), yaitu CIRIT buatan Roketsan.

Roni “Raider” Sontani

2 thoughts on “ANKA dari Turki, Drone Terbaik untuk Indonesia Pilihan Pemirsa Angkasa Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *