Thu. Jun 13th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Berkursi Tandem, China Akan Kembangkan J-20 Jadi Pesawat Perang Elektronik dan Pembom Taktis

1 min read
J-20CCTV

ANGKASAREVIEW.COM – China akan mengembangkan jet tempur generasi kelima J-20 Mighty Dragon menjadi pesawat perang elektronik (electronic warfare – EW) dan pembom taktis (tactical bomber). Pesawat ini juga kemungkinan besar akan dibuat versi kapal induknya (carrier strike aircraft).

Dengan pengembangan menjadi jet tempur berkursi tandem alias dua tempat duduk (depan-belakang), J-20 akan menjadi jet tempur siluman pertama di dunia yang berkapasitas awak dua orang. Demikian dilaporkan Televisi Pusat China (CCTV), Rabu.

Sementara itu, Yang Wei, Kepala Perancang J-20, tahun lalu pernah mengatakan bila J-20 akan dikembangkan pada beberapa seri produksi tahun ini.

“J-20 akan dibuat dalam beberapa serial produksi berikut peningkatan kemampuannya,” ujarnya seperti dikutip People’s Daily.

Song Zhongping, seorang pakar militer mensinyalir, peningkatan kemampuan J-20 akan meliputi penggunaan avionik terbaru dan peningkatan sistem kendali persenjataan.

J-20Youtube

“Pesawat juga akan dilengkapi dengan mesin baru yang lebih bertenaga. Dari sisi muatan, pesawat akan memperoleh peningkatan kapasitas,” ujarnya.

J-20 dibuat oleh pabrik Chengdu Aerospace Corporation. Jet tempur siluman bermesin ganda dan berkursi tunggal ini melakukan penerbangan perdana pada 11 Januari 2011. Pada pelaksanaan Airshow China 2016 di Bandara Zhuhai, J-20 melakukan debut di hadapan publik internasional.

Sebanyak 28 J-20 kini telah diproduksi. Terdiri dari delapan prototipe dan 20 seri produksi awal. Pesawat telah masuk dalam jajaran Angkatan Udara China, PLAAF, dan mulai melaksanakan misi-misi penting.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *