Cermati Perlengkapan SAS Ini, Dipakai dalam Aksi Lawan Teror di Kenya

SASGetty Images

ANGKASAREVIEW.COM – Kiprah Pasukan Elite Angkatan Darat Inggris, Special Air Service (SAS), dalam menanggulangi penyerangan teror di Nairobi, Kenya pada 15 Januari 2019 cukup menyita perhatian banyak pihak.

Terlebih, bagi mereka para penggemar persenjataan dan peralatan taktis yang biasa disebut military enthusiast.

Persenjataan dan peralatan taktis yang digunakan oleh SAS, adalah salah satu yang terbaik di dunia. Wajar apabila tiba-tiba muncul kehadiran pasukan siluman seperti SAS, para penggemar dunia kemiliteran pun akan ramai membicarakan berbagai gear yang digunakan.

Berikut Angkasa Review sajikan bedah peralatan dan persenjataan yang digunakan oleh SAS saat ikut menanggulangi aksi teror di Nairobi, Kenya ini.

Senjata yang digunakan adalah L119A2. Senapan ini berasal dari basis Colt M4. Personel SAS terlihat menggunakan optik Sig Romeo 4T berwarna Flat Dark Earth (FDE) dengan Surefire RM45L. Ia juga terlihat menggunakan peredam Surefire FA556SA.

SASGetty Images

Untuk sling, ia menggunakan Magpul ASAP rear sling point yang sangat fleksibel. Pada bagian magasin, juga turut diubah olehnya. Ia menggunakan Magpul Pmag berwarna FDE. Magasin ini sangat kuat dan memiliki bobot yang sangat ringan.

Bergeser ke bagian belakang, L119A2 yang digunakan ditambahi aksesoris dari LaRue RISR untuk menambah kenyamanan ketika menembak. Tampaknya, bagian popor juga ikut dimodifikasi dengan menambahkan Magpul CTR Stock yang sangat terkenal.

Pindah ke bagian tactical gear, penutup kepala Arc’teryx LEAF masih menjadi andalan pasukan UKSF untuk menutupi wajah aslinya.

SAS

Uniknya, SAS menggunakan pakaian yang sangat kasual, berupa kemeja dan celana denim. Menarik untuk disimak, beberapa mantan Pasukan Khusus Inggris yang mengenal personel SAS tersebut mengatakan kalau SAS memang sering beroperasi menggunakan pakaian sipil. Budaya ini muncul saat SAS beroperasi di wilayah Irlandia.

Personel SAS dalam foto ini menggunakan Crye Adaptive Vest System yang dilengkapi dengan ransel taktis Crye AVS 1000 Pack. Untuk diketahui, Crye menjadi salah satu peralatan taktis paling digemari oleh pasukan khusus tingkat dunia.

SASReuters

Ia juga terlihat menggunakan Crye Modular Riggers Belt untuk meletakan peralatan taktis seperi Crye SPS Frag Pouch, Safariland 6354DO, Blue Force Gear Medium Horizontal Utility Pouch, dan yang mengejutkan tentu saja patch Blackbeard Pirate Flag.

Mengapa, karena patch tersebut jamak digunakan oleh personel Navy SEAL. Tidak salah apabila pada awal-awal pemberitaan banyak pihak berpendapat jika ia adalah personel Navy SEALs.

Namun, melihat senjata yang digunakan dan wilayah operasinya, sangat tidak mungkin jika “Kodok Laut Amerika” itu beroperasi di wilayah Kenya.

RND

 

editor: ron

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!