Sun. Jul 14th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

KAI Perkenalkan Helikopter Serang Ringan LAH

2 min read
LCH/LAHKAI

ANGKASAREVIEW.COM – Sesuai dengan rencana yang ditetapkan pada 18 Desember kemarin, Korea Aerospace Industries (KAI) resmi meluncurkan produk terbarunya light civil helicopter/light armed helicopter (LCH/LAH), yakni helikopter ringan serbaguna untuk keperluan sipil dan militer.

Sobat AR, berdasar foto yang dirilis KAI, helikopter yang ditampilkan merupakan versi militer (LAH). Terlihat di sisi kiri dekat roda belakang tergantung rudal udara ke darat buatan lokal yang dinamai Cheongeom. Misil baru pengganti rudal anti tank TOW ini akan diproduksi tahun 2023 bersamaan dengan masuk dinasnya heli LAH kelak.

Angkatan Darat Korea Selatan (ROKA) berencana mengakuisisi 200 unit LAH. Heli ini didapuk sebagai heli intai kawal bersenjata untuk menggantikan 200 helikopter ringan MD500 dan 70 Bell AH-1S Cobra.

Bersama dengan 36 unit AH-64E Apache Guardian, LAH akan menjadi penggebuk Dinas Penerbangan AD Korea Selatan untuk generasi selanjutnya.

Untuk basis helikopternya sendiri, KAI memilih menggunakan produk Airbus Helicopters seri H155B1. Secara tampilan H155B1 serupa dengan seri AS365 Dauphin, namun memiliki volume kabin yang lebih luas.

Airbus Helicopters sendiri akan menghentikan produksi H155B1 dan menggantinya dengan model baru H160. Selanjutnya H155B1 akan diproduksi di Korea Selatan sebagai LCH/LAH.

Penerbangan perdana purwarupa LAH direncanakan akan dilakukan antara Mei atau Juli 2019 mendatang. Heli ini akan menjalani rangkaian tes kurang lebih dalam kurun waktu tiga tahun. Proses sertifikasinya diharapkan tuntas pada 2022, sehingga helikopter segera bisa masuk jalur produksi.

Dapur pacu versi sipil LCH akan ditenagai mesin turboshaft Arriel 2C2. Sedangkan varian militer LAH menggunakan mesin lebih kuat yakni seri Arriel 2L2 yang dibuat Saffron bersama Hanfa TechWin, Korea Selatan.

LAHRangga Baswara Sawiyya

LAH dapat melaju hingga 320 km/jam, ketinggian terbang maksimum 4.572 m, serta jangkauan operasi di kisaran 985 km.

Secara spesifikasi, LAH diawaki dua orang serta dapat membawa 6-10 pasukan bersenjata. Heli ini memiliki bobot 4,9 ton dengan dimensi panjang badan 13.05 m (14,63 termasuk rentang rotor), dan tinggi 4.415 m serta. Sementara lebar badan termasuk stub wing adalah 3,87 m.

Sobat AR, sebagai heli serang ringan bersenjata, LAH akan dilengkapi kanon kaliber 20 mm yang dipasang di bawah dagunya. Tersedia pula stub wing untuk menggantung persenjataan dengan pilihan berupa tabung berisi roket tak berkendali kaliber 70 mm atau sepasang rudal antitank.

Rangga Baswara Sawiyya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *