Pompa Semangat Berlomba, KSAU Janjikan Bonus Bagi Atlet Paralayang Peraih Medali Emas

Roni Sontani

ANGKASAREVIEW.COM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menjanjikan bonus bagi para atlet Timnas Paralayang Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018 di kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat mulai 18 Agustus mendatang.

KSAU menyatakan hal itu saat meninjau langsung persiapan venue Paralayang yang akan diikuti oleh 17 negara peserta, Kamis (9/8/2018). KSAU didampingi Asrena, Aspotdirga, Darkorpaskhas, Kadispotdirga, Kadispenau, dan pejabat lainnya.

“Saya akan berikan bonus bagi peraih medali emas. Saya berharap semuanya bisa menang. Tolong buat strategi berlomba sehingga hasilnya bisa maksimal. Saya percayakan kepada Aspotdirga dan Kadispotdirga untuk pakai strategi. Strategi harus selalu dinamis, jangan statis,” ujar Yuyu saat memberikan wejangan kepada 8 atlet Timnas Paralayang Indonesia, kepala pelatih, manajer tim, dan tim secara keseluruhan.

Pantauan Angkasa Review dan Majalah Langit Biru langsung di lokasi, kunjungan KSAU berhasil memompa semangat berlomba para atlet, tim, dan ofisial. Yel-yel Indonesia Jaya, Indonesia Juara, disuarakan secara bersama-sama penuh percaya diri.

KSAU berharap, Indonesia bisa sukses sebagai penyelenggara dan sebagai peserta. ” “Manfaatkan posisi sebagai penyelenggara yang memberikan keuntungan dan umumnya bisa menang,” lanjut KSAU

Roni Sontani

Pelatih Kepala Tim Paralayang Indonesia Gendon Subandono kepada Angkasa Review menjabarkan, pihaknya telah siap 100 persen sehingga di hari-H pelaksanaan nanti para atlet bisa tampil all out, maksimal, dan memperoleh hasil terbaik.

“Persiapan sudah kami laksanakan sejak lebih satu setengah tahun lalu baik fisik, teknik, maupun mental. Kami juga sudah laksanakan beberapa try-out,” ujarnya.

Sepakat dengan KSAU, Gendon yang akrab disapa dengan sebutan Get ini menyatakan, salah satu keunggulan yang dimiliki tim Indonesia adalah karena lebih mengenal medan lomba.

Get menjabarkan, pada dasarnya semua peserta dari luar negeri adalah pesaing. Untuk nomor akurasi putra-putri dari China, Korea, Thailand, dan Jepang perlu dipertimbangkan. Sementara dari nomor lintas alam ada Korea, China, Nepal, dan Thailand.

Dispenau

“Kita mempunyai keuntungan karena kita berlatih di tempat yang akan dipakai lomba. Sehingga, kita sudah lebih mengenal medan. Dengan tahu cuaca, tahu kondisi lokal, itu memberikan keuntungan buat kita. Mudah-mudahan, kita berharap hasilnya akan maksimal,” tambah Get.

Tim atlet Indonesia yang akan berlaga dalam cabang olahraga Paralayang Asian Games 2018 berjumlah delapan orang. Terdiri dari tiga putri dan lima putra. Ke delapan atlet adalah Ike Ayu Wulandari, Rika Wijayanti, Lis Andriana (Putri), Aris Afriansyah, Hening Paradigma, Roni Pratama, Joni Efendi, dan Jafro Megawanto.

Indonesia akan mengikuti tiga nomor lomba yaitu Ketepatan Mendarat Perorangan Putra dan Putri, Ketepatan Medarat Begeru Putra dan Putri, serta Lintas Alam Beregu Putra dan Putri.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *