Thu. Jun 13th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Teman Baru Su-30MK2 TNI AU, Su-30MKI India Bisa Jadi Partner Latihan

2 min read
Roni Sontani

ANGKASAREVIEW.COM – Sama-sama pengguna jet tempur Su-30 buatan Rusia, Indonesia dan India menjalin hubungan yang erat dalam dua tahun terakhir. Setelah beberapa waktu lalu delegasi TNI AU dari Skadron Udara 11 berkunjung ke markas Su-30MKI di India, kini giliran Angkatan Udara India (IAF) yang menyambangi pangkalan udara TNI AU membawa empat Su-30MKI.

Bukan mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, 4 Su-30MKI yang didukung satu C-130J Super Hercules dan satu C-17 Globemaster III membawa ratusan kru darat IAF dan peralatan ini mendarat di Lanud El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/7/2018). Kedatangan rombongan kawan baru dari India ini disambut oleh Danlanud El Tari Kolonel Pnb Arief Hartono dan Komandan Skadron Udara 11 Letkol Pnb Anton Pallaguna.

Arief menjelaskan, rombongan Su-30MKI AU India singgah di Kupang sebelum melanjutkan penerbangan pada Senin (23/7) menuju Darwin, Australia. Mereka akan mengikuti latihan militer multinegara dua tahunan Exercise Pitch Black 2018.

Selama beberapa hari singgah di El Tari, para penerbang tempur Su-30MKI IAF dengan para penerbang tempur Su-30MK2 TNI AU melaksanakan diskusi dan tukar pengalaman dalam mengoperasikan jet tempur Su-30 masing-masing.

KompasTV

“Selama ini kerja sama yang dilakukan telah berjalan dengan Australia dan Singapura. Pada dua tahun terakhir, kerja sama juga dilaksanakan dengan India. Di sini akan dilaksanakan yang namanya Sukhoi Subject Matter Expert Exchange di mana kedua pilot dari kedua negara melakukan diskusi tentang keselamatan, manuver, hingga pertempuran udara,” jelas Arief kepada media.

Sementara itu, Anton Pallaguna berharap, pertemuan ini bisa membuka peluang bagi latihan bersama dalam kegiatan penerbangan untuk meningkatkan profesionalisme. “Kalau peluangnya ada, kenapa tidak? Untuk meningkatkan profesionalisme seperti tadi disampaikan oleh komandan lanud,” ujarnya.

Sobat AR, mengutip laman Angkatan Udara Australia, Pitch Black 2018 (PB18) akan dilaksanakan pada 27 Juli hingga 17 Agustus 2018 di RAAF Base Darwin dan RAAF Base Tindal. Latihan melibatkan 140 pesawat dan 4.000 personel. Beberapa negara yang ikut kali ini adalah Australia, Kanada, Perancis (Kaledonia Baru), Jerman, Indonesia, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Thailand, India, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Skadron Udara 11

Sejumlah materi latihan pertempuran udara realistik akan dilaksanakan di wilayah latihan tempur Bradshaw Field Training Area dan Delamere Air Weapons Range. Latihan selama tiga minggu ini dilaksanakan pada siang dan malam hari.

Exercise Pitch Black bertujuan meningkatkan hubungan yang lebih kuat antara Australia dengan negara-negara partisipan. Keikutsertaan India untuk pertama kali dalam latihan ini sangat ditunggu-tunggu karena artinya jet tempur Su-30MKI akan dijajal kecanggihannya melawan jet-jet tempur buatan Barat.

Indonesia pernah satu kali menyertakan armada Su-27/30 Skadron Udara 11 dalam Pitch Black 2012. Hasilnya cukup menggembirakan. Untuk tahun ini, sepertinya Su-27/30 kebanggaan Indonesia tidak diikutsertakan.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *