Sun. Jun 16th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Kunjungi Israel, Menhan Kroasia Lihat Langsung F-16D Barak yang Dibeli Negaranya

2 min read
Defence Blog

ANGKASAREVIEW.COM – Menteri Pertahanan Kroasia Damir Krsticevic mengunjungi Pangkalan Udara Ramat David di Israel guna melihat langsung jet tempur F-16D Barak yang dibeli negaranya. Krsticevic bahkan mencoba duduk di kursi depan jet tempur generasi keempat berkelir coklat gurun itu.

Sebagaimana diberitakan Angkasa Review sebelumnya, pada Maret lalu Pemerintah Kroasia telah memutuskan untuk membeli 12 F-16D bekas pakai Angkatan Udara Israel (IAF) senilai 500 juta dolar AS. Pesawat akan digunakan untuk menggantikan peran MiG-21 yang sudah tua.

Sebelum menetapkan pilihan pada F-16D Israel, negara bulan sabit pecahan Yugoslavia yang beribu kota di Zagreb itu membuka peluang kepada lima negara lain untuk memberikan penawaran pesawat tempur. Negara dimaksud adalah Amerika Serikat, Israel, Swedia, Yunani, dan Korea Selatan.

Dipilihnya F-16D oleh Kroasia setelah melalui beberapa pertimbangan. Walau Barak sudah digunakan IAF selama 25-30 tahun, elang penempur ini punya banyak kelebihan dibanding jet yang sama punya negara lain.

Terlebih lagi, Israel memberikan harga menarik kepada Kroasia. Angka 500 juta dolar AS (Rp6,9 triliun) yang disetujui, tidak hanya untuk 12 F-16D saja. Melainkan juga sudah termasuk dengan dua simulator, pelatihan pilot dan teknisi, juga persenjataan.

Tidak hanya itu, F-16D yang akan dilepas kepada Kroasia ini juga akan di-upgrade dan diperpanjang usia pakainya terlebih dahulu oleh Israel. Sehingga, penyerahan F-16D Barak baru bisa dilaksanakan mulai tahun 2020 dan selesai pada 2022.

Defence Blog

“Rencananya pesawat-pesawat F-16 ini akan berpindah markas dari pangkalan ini ke Kroasia. Harapan kami, dua pesawat sudah bisa mengudara di langit Kroasia pada 2020. Saat ini kami sedang mempersiapkan kontrak dan memilih pilot serta teknisi untuk dikirim ke sini (Israel) guna menjalani pelatihan tahun depan,” ujar Krsticevic dalam berita yang disiarkan 2 Juli dan dikutip Defence-Blog.

Ditambahkan Krsticevic, transisi ke pesawat tempur generasi keempat merupakan langkah kemajuan bagi Angkatan Udara Kroasia.

“Kami punya kesempatan untuk bekerja dengan mitra terbaik dan kami akan dibimbing oleh Israel. Israel akan membagi pengetahuan dan pengalamannya dengan para pil0t dan teknisi kami,” pungkasnya.

RONI SONTANI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *