Jerman Butuh Sistem Pertahanan Udara Taktis, Lockheed Martin Berharap Raih RFP

pertahanan udaraIHS Markit

ANGKASAREVIEW.COM – Lockheed Martin berharap bisa mendapatkan proposal permintaan (request for proposal/RFP) dari pemerintah Jerman pekan depan terkait kebutuhan sistem pertahanan udara taktis (Taktische Luftverteidigungssystem/TLVS) untuk militernya.

Saat berlangsungnya Eurosatory 2018 di Paris, Perancis, Executive Vice President for Missiles and Fire Control Lockheed Martin, Frank St John mengatakan bahwa perusahaan berkolaborasi dengan MBDA Deutschland akan memimpin dalam menanggapi RFP.

Baca Juga

Akan Diserahkan 21 Juni, Turki Sudah Kantongi Udangan Serah Terima F-35 dari Lockheed Martin

AU Perancis Terima C-130J Super Hercules Kedua dari Lockheed Martin

“Ancaman lingkungan telah berubah sejak program Medium Extended Air Defense System (MEADS) pertama kali datang ke Jerman. Hingga kini kami bekerja dengan erat dengan pemerintah Jerman selama setahun terakhir, membantu mereka menyesuaikan kebutuhan TLVS,” ujar St John menukil laman Jane’s 360.

Ia menjelaskan, pemerintah Jerman menjalani proses yang sangat panjang dalam menentukan (kebutuhan TLVS) berdasarkan pengembangan MEADS. Selain itu, Jerman juga berinvestasi membuat MEADS. Yang tak kalah penting adalah tujuan utama yang dimainkan MBDA dalam program tersebut karena mereka akan menjadi pemain tunggal dalam program itu.

Menurut St John, Lockheed Martin bermaksud untuk menanggapi proposal tersebut pada akhir tahun ini dan berharap mendapatkan kontrak nyata pada awal 2019.

(ERY)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *