Laris Manis, United Airlines pun Ganti B777-200ER dengan A350-900

Airbus

ANGKASAREVIEW.COM – Benar-benar berprospek cerah, jet komersial A350 XWB jadi salah satu primadona terkini di kelas pesawat badan lebar penerbangan jarak jauh. Tidak hanya digunakan oleh maskapai-maskapai besar di kawasan Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Afrika, maskapai dunia terbesar ketiga berdasarkan pendapatan pun, United Airlines (United), akan turut menggunakannya.

Kepala Keuangan United, Andrew Levy, menyatakan maskapainya berencana megganti armada B777-200ER dengan A350-900. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 45 A350-900 (ditaksir senilai 14 miliar dolar AS) telah dipesan oleh United. Jumlah ini meningkat dari rencana semula 35 A350-1000.

United mengganti pesanan dari A350-1000 yang berukuran lebih besar ke seri 900 yang berukuran lebih kecil. Tidak menutup kemungkinan, United akan menggunakan seri 1000 setelah pesawat itu beroperasi.

“A350-900 adalah pesawat yang mengagumkan. Dari segi ukuran dan kemampuan jelajah pesawat ini sangat cocok menggantikan peran B777-200ER,” ujar Levy dalam acara Konferensi Transportasi Global Cowen ke-10 di Boston (6/9/2017).

Dijadwalkan, pengiriman A350-900 pesanan United dilaksanakan mulai tahun 2022 dan selesai pada 2027. Pada saat A350-900 nantinya mulai digunakan oleh United tahun 2023, maka armada B777-200ER di United tepat berusia 25 tahun.

Armada B777-200ER United dikonfigurasi berkapasitas 269 kursi penumpang. Sementara A350-900 memiliki kapasitas standar untuk 325 penumpang. Belum dijelaskan lebih detail, berapa kursi yang akan dipasang pada A350-900 United.

Delta

United bukan maskapai AS pertama yang menggunakan A350. Sebelumnya, pada 13 Juli 2017 di Toulouse, Perancis rival United, Delta Airlines, telah lebih dulu menerima A350-900 dengan konfirugasi 306 tempat duduk. Delta total memesan 25 pesawat berkemampuan jelajah 15.000 km (8.100 mil laut) versi standar ini.

Saat ini United mengoperasikan 55 unit B777-200ER dengan rata-rata usia pakai 17,5 tahun. United di mana Continental Airlines melebur ke maskapai ini, menerima armada B777-200ER pada kurun 1997-2010. Selain B777-200ER, maskapai yang menerbangi 342 rute ini pun mengoperasikan 19 B777-200 dengan rata-rata usia pakai saat ini 20,5 tahun.

“United akan menambah opsi pesanan tambahan A350-900 atau A350-1000 yang lebih besar,” ujar Levy dalam keterangan tertulis setelah menyatakan pemesanan 45 A350-900.

A350 mengudara pertama kali pada 14 Juni 2013. Qatar Airways menjadi launch customer pesawat ini dan menggunakannya sejak 15 Januari 2017 untuk rute perdana Doha-Frankfurt pp. Sementara Airbus hingga saat ini telah mengantongi 858 pesanan A350 (673 A350-900) di mana 107 unit A350-900 telah dikirimkan kepada para penggunanya.

Qatar masih menjadi pengguna terbanyak A350 berjumlah 19 unit saat ini, disusul Cathay Pacific dengan 18 A350, Singapore Airlines 16 A350, Finnair 10 A350, Vietnam Airlines 8 A350, China Airlines 7 A350, Thai Airways 6 A350, Lufthansa 5 A350, Ethiopian Airlines 5 A350, dan beberapa maskapai lain dengan jumlah di bawah itu.

Sebagai tambahan, sebelum menggunakan A350 United telah lebih dulu menggunakan Boeing 787 Dreamliner sang rival A350, yakni 12 unit 787-8 dan 21 unit 787-9. Tahun depan United akan mulai menerima Boeing 787-10 dari total 14 pesanannya. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

280 views