Mon. Jul 15th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Rusia Ajak India Lanjutkan Proyek Jet Tempur Generasi Kelima

2 min read
T-50

Alexey Filippov

AIRSPACE REVIEW (AngkasaReview.com) – India dan Rusia berteman sejak lama. Sama seperti halnya Rusia juga berteman dengan China sejak lama. Kali ini, Moskow mengajak New Delhi untuk melanjutkan lagi proyek pengembangan jet tempur generasi kelima.

Sementara China yang berseteru dengan India sudah berhasil melenggang secara mandiri mewujudkan jet tempur generasi kelima. Bahkan satu di antara dua jet tempur siluman yang dikembangkan China sudah operasional, yaitu J-20.

Wakil Direktur Dinas Federal Rusia untuk Kerja Sama Teknik dan Militer Vladimir Drozhzhov mengatakan, proyek kerja sama yang telah disepakati dengan India bakal dapat dilanjutkan.

“Saya percaya kami bisa melanjutkan proyek ini. Rusia sangat terbuka untuk hal itu,” ujar Drozhzhov seperti dikutip TASS (9/7).

Mengacu pada keterangan yang disampaikan, Su-57 merupakan jet tempur yang dijadikan basis dalam kerangka kerja sama ini.

“Kami siap dan akan mengajukan program ini kepada mitra-mitra kami di India,” tambah Drozhzhov.

Menelusuri catatan lebih satu dekade ke belakang, India dan Rusia pada 2007 bersepakat untuk melaksanakan riset dan pengembangan jet tempur bersama Sukhoi/HAL Fifht Generation Fighter Aircraft (FGFA) atau juga disebut Perspective Multi-role Fighter (PMF).

Pavel Golovkin

Kerja sama bertujuan salah satunya adalah untuk membuat jet tempur generasi kelima bagi Angkatan Udara India (IAF) berbasis T-50 PAK FA (yang kemudian resmi menyandang kode Su-57 pada 2017).

Dalam wawancara dengan Asia Times di tahun 2007, Direktur Sukhoi Mikhail Pogosyan menyatakan, Rusia akan berbagai pendanaan, keteknikan, dan kekayaan intelektual dengan porsi 50-50 bersama India.

PAK FA sendiri dikembangkan oleh Rusia sejak 2002. Pesawat yang dirancang untuk misi pertempuran udara dan penyerangan terhadap sasaran di permukaan ini berhasil mengudara perdana pada 29 Januari 2010.

Russian MoD

Sementara India, pada 2012 menyatakan menunda sementara keikutsertaannya dalam proyek jet tempur FGFA dan akan membicarakannya lagi kemudian.

Antara lanjut atau tidak, dalam perjalanannya India seperti masih menimbang-timbang. Bisa dikatakan New Delhi “on-off”  dalam proyek FGFA. Dan kini, Rusia mengajak India untuk melanjutkan proyek yang sempat tertunda ini.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *