Thu. Jul 18th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Nasib MAX Belum Jelas, Flyadeal Alihkan 50 Pesanan ke A320neo

1 min read
Don-vip

Don-vip

AIRSPACE REVIEW (AngkasaReview.com) – Permasalahan yang mendera Boeing 737 MAX-8 telah menyebabkan jet komersial baru ini layu sebelum berkembang.

Dari sisi konstruksi dan performa 737 MAX sangat menjanjikan, namun dari sisi perangkat lunak kendali penerbangan telah terjadi anomali yang menyebabkan musibah menewaskan 346 kru dan penumpang dari dua maskapai, Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Di saat Boeing belum dapat lampu hijau untuk menerbangakan kembali MAX-8, Airbus mendapat berkah dari sejumlah pengalihan pesanan pesawat badan sempit terbaru.

Dikuitp dari Business Insider (8/7), maskapai biaya rendal Flyadeal dari Arab Saudi misalnya, baru mengumumkan pengalihan pesanan 50 Boeing 737 MAX ke keluarga pesawat A320neo buatan Airbus.

Flyadeal pada Desember 2018 memesan 30 unit Boeing 737 MAX dengan opsi tambahan 20 unit bernilai total 6 miliar dolar AS.

SVA Lover

Keputusan ini memang belum final. Namun Flyadeal mengatakan, masa depan penerbangan maskapainya ada di produk Airbus. Saat ini Flyadeal telah menggunakan 11 A320.

Dijadwalkan pengiriman pesawat A320neo akan dimulai tahun 2021.

Keputusan cepat untuk mengalihkan pesanan ke pabrik Airbus didasari pertumbuhan jumlah penumpang yang juga meningkat dengan cepat pula.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *