Wed. Jul 17th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Rostec Hadirkan Ranpur Amfibi BT-3F APC di ARMY 2019

2 min read
BT-3FRostec

AIRSPACE REVIEW (AngkasaReview.com) – Salah satu kendaraan tempur (ranpur) yang akan dihadirkan Korporasi Negara Rusia, Rostec, dalam penyelenggaraan Forum Teknik Militer Internasional ARMY-2019 pekan depan di Kubinka, luar kota Moskow, adalah BT-3F.

Ranpur amfibi jenis pengangkut pasukan (armored personnel carrier/APC) berkapasitas angkut 17 personel termasuk kru ini dilengkapi sistem stasiun senjata (weapon station/WS) kendali jauh terbaru dengan senapan mesin berat Kord kaliber 12,7 mm.

WS memiliki sistem giroskopik untuk mengarahkan penglihatan dan juga stabilisasi senjata saat digunakan dalam keadaan ranpur bergerak maupun mengapung di perairan.

Ada pula laser rangefinder untuk mengukur jarak terhadap sasaran dan sistem diagnostik kartrid untuk mengetahui jumlah munisi yang masih tersedia.

Sudut elevasi senjata telah diperlebar hingga -10 derajat agar dapat digunakan untuk menembak sasaran di lereng bukit atau tempat yang lebih bawah.

BT-3F dibuat oleh sejumlah industri dalam naungan Rostec. Untuk kendaraan dibuat oleh Kurganmashzavod, sementara WS dibuat oleh Elektromashina, anak perusahaan Uralvagonzavod.

Ditektur Industri Rostec Sergey Abramov menyatakan, BT-3F merupakan ranpur berkualitas tinggi.

“Ini adalah mesin perang berkualitas tinggi, elegan, andal, dan memiliki potensi ekspor yang tinggi,” ujar Abramov seperti dikutip dalam siaran pers Rostec yang diterima Airspace Review, Rabu (19/6).

BT-3F dibuat menggunakan sasis BMP-3. Ranpur APC dua alam ini dirancang sebagai kendaraan pengangkut marinir, penjaga laut, hingga pasukan darat. Selain untuk fungsi bawa pasukan, BT-3F ini juga dapat digunakan untuk dukungan tembakan.

Sebagai tambahan informasi, Indonesia merupakan pembeli pertama ranpur BT-3F di luar Rusia dengan memesan 21 unit senilai 67,2 juta dolar AS.

Bersama dengan pembelian 21 BT-3F, Indonesia juga membeli 22 kendaraan tempur infanteri (infantry fighting vehicle/IFV) BMP-3F senilai 108 juta dolar AS. Pengadaan BMP-3F ini merupakan pengadaan yang ketiga kalinya.

Kontrak pembelian dilaksanakan di Jakarta pada 22 April 2019. Kedua ranpur dibeli untuk memperkuat alutsista Korps Marinir TNI AL.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *