Sat. Jun 22nd, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

T-90M Proryv-3, Monster Lapis Baja Baru AB Rusia Pelengkap T-14 Armata

3 min read
T-90MReddit

AIRSPACE REVIEW (angkasareview.com) – Kelompok pertama tank tempur utama (MBT) T-90M Proryv-3 dipastikan mengaspal tahun ini dan siap dikirimkan ke Angkatan Bersenjata (AB) Rusia. Tank berbobot 46,5 ton hasil pembaruan dari T-90A ini merupakan bagian dari 400 unit sistem persenjataan baru dan hasil upgrade yang akan diterima AB Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu seperti dikutip TASS (4/6) mengatakan, bersamaan dengan T-90M akan diserahkan pula tank T-72B3M yang telah dilengkapi sistem penglihatan dan observasi, tank T-80BVM, dan kendaraan tempur infanteri BMP-1AM.

Keseluruhan sistem persenjataan tersebut dijadwalkan dapat dioperasikan sebagai mesin perang di masing-masing kesatuannya mulai tahun depan.

Khusus mengenai T-90M yang akan menjadi pelengkap kehadiran MBT teranyar T-14 Armata, tank ini merupakan kelahiran ulang T-90A yang mulai digunakan Angkatan Darat Rusia (Russian Ground Forces) sejak 2003. Induknya sendiri, T-90, merupakan MBT generasi ketiga yang telah digunakan sejak 1993. Selain oleh Ground Forces, tank buatan Uralvagonzavod ini juga digunakan oleh kesatuan Infanteri Laut Rusia (Russian Naval Infantry).

T-90 merupakan pengembangan dari T-72B, oleh karenanya pada masa awal menggunakan kode T-72BU sebelum diubah menjadi T-90.

Berbeda dengan T-90A, T-90M Proryv-3 sudah menggunakan mesin diesel baru berkekuatan 1.130 tenaga kuda yang didukung transmisi otomatis. Tank dapat melaju lebih lincah dengan kecepatan hingga 72 km/jam.

Untuk senjata utama, T-90M menggunakan kanon yang sama dengan tank T-14 Armata yakni  kanon smoothbore 2A82-1M kaliber 125 mm yang dilengkapi sistem kendali tembakan Kalina. Kanon mempunyai jangkauan tembakan lebih jauh dan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

Selain munisi standar, tank ini juga dapat meluncurkan rudal antitank 9M119 Refleks (NATO: AT-11 Sniper-B) dengan jangkauan 4-5 km. Senjata ini dapat juga digunakan untuk melumpuhkan helikopter pada ketinggian rendah. Sudut elevasi tembakan dapat diarahkan mulai dari -6 derajat hingga 14 derajat.

Untuk senjata sekunder, T-90M dilengkapi senapan mesin koaksial kaliber 7,62 mm (1.250 putaran) dan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm (300 putaran) yang dioperasikan dari jarak jauh (RCWS).

T-90M/Vitaly V. Kuzmin

T-90M juga dilengkapi dengan sistem komunikasi jaringan tempur terbaru yang dapat terhubung dengan sistem di Armata. Tank ini diawaki oleh tiga orang terdiri dari pengemudi, komandan, dan penembak.

Sementara untuk bodi, tank ini telah dilapisi dengan lapisan baja reaktif (ERA) modular Relikt menggantikan lapisan lama Kontakt-5. Lapisan berfungsi meredam hulu ledak dan tingkat penetrasi munisi musuh. Selain bodi, kompartemen penembakan juga diperkuat dengan pelindung antipecahan peluru.

Di bagian samping, tank ini juga diberi tambahan rok karet yang dipadukan dengan pelindung lapis baja. Sementara di beberapa bagian lainnya, dilengkapi dengan jejaring pagar baja untuk menambah perlindungan terhadap senjata-senjata antitank musuh.

Sistem-sistem lain yang ditanamkan di tank T-90M antara lain adalah sistem perlindungan senjata nuklir, biologi, dan kimia (NBC).

Soal pengalaman tempur, induk T-90 telah dilibatkan dalam perang di Chechen tahun 1999. Kemudian sejak 2015, T-90A diturunkan di palagan Suriah sehingga tank ini sudah mendapat cap battle proven.

Tidak hanya diproduksi untuk dalam negeri, T-90 dibuat juga dalam varian ekspor. India merupakan salah satu negara pengguna terbesar T-90 dengan membeli 310 unit T-90S pada 2001. Pembelian dilanjutkan dengan ratusan varian lainnya. Missal di tahun 2006 India kembali memborong 330 T-90M “Bhishma” yang sebagian dibuat di dalam negeri.

T-14 Armata
T-14 Armata/Vitaly V. Kuzmin

Kontrak lainnya, adalah pembelian tahun 2007 di mana India membeli 347 T-90M yang juga produksinya dilaksanakan di India. Dari situ kontrak terus berlanjut dengan pembelian ratusan T-90MS sehingga total India mengoperasikan kurang lebih 4.500 tank tempur utama termasuk inventori T-72 dan Arjun MBT.

Selain India, pengguna terbesar T-90 lainnya di luar Rusia adalah Aljazair yang mengoperasikan kurang lebih 600 unit T-90SA.

Kehadiran T-90M di jajaran AB Rusia melengkapi T-14 Armata bakal menambah daya gedor mesin perang darat Beruang Merah. Untuk T-14 sendiri, Kementerian Pertahanan Rusia telah mencanangkan akan menyuplai 2.300 tank ini ke dalam jajaran kekuatan militer negeri pewaris Uni Soviet itu.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *