Sat. Jun 15th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

20 Su-35S Menyusul Dikirim ke AU Rusia, Jumlah Operasional Jadi 98 Unit

2 min read
Dmitry Terekhov

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Rusia yang kini skupnya dikembangkan menjadi Angkatan Kedirgantaraan Rusia (VKS) — gabungan dari VVS (Angkatan Udara) dan VKO (Pertahanan Dirgantara)– , segera menerima tambahan 20 unit jet tempur generasi 4++ Su-35S (NATO: Flanker-E).

Kedua puluh unit jet tempur tambahan akan dikirimkan dalam dua tahap, tahun ini dan tahun depan.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexey Krivoruchko menyatakan hal itu saat mengunjungi pabri Su-35S di Komsomolsk-on-Amur Aircraft Plant, Rabu (29/5).

“Pabrik ini menjalankan rencana produksi Su-35. Kami berharap bisa mendapatkan beberapa pesawat lebih cepat tahun ini. Dan sesuai kontrak, ada tambahan 20 Su-35S pada tahun ini dan tahun depan,” kata Krivoruchko seperti dikutip TASS.

Ia melanjutkan, pihak pabrikan menambahkan modernisasi pada pesawat ini berdasar pengalaman operasi tempur di Suriah. Secara khusus, Su-35S berikutnya dapat membawa semua tipe persenjataan. Baik persenjataan udara ke udara maupun udara ke darat.

Su-35S merupakan varian yang dibuat untuk VKS. Kode “S” berarti Stroyevoy (kombatan).

Su-35
Cavid Cherkasov

AU Rusia menerima pertama kali kiriman Su-35S sebanyak dua unit pada 2011 dan hingga kini telah memiliki 78 unit. Dengan tambahan 20 unit hingga tahun depan, maka dalam satu dekade VKS menerima 98 Su-35S atau rata-rata setiap tahun menerima 10 unit.

Indonesia termasuk negara yang memesan 11 unit Su-35 setelah China sebagai operator pertama pesawat ini di luar Rusia.

Tahun 2015 China menandatangani kontrak pembelian 24 Su-35 senilai 2,5 miliar dolar AS. Empat pesawat pertama diterima tahun 2016 dan seluruh pengiriman selesai pada 2019.

Sementara Indonesia, menandatangani pembelian 11 Su-35 pada Februari 2018 senilai 1,14 miliar dolar AS. Dijadwalkan, pesawat akan dikirimkan pada 2019 ini.

Chinese MND

Prototipe Su-35 (Su-27M) terbang perdana pada 28 Juni 1988. Sementara prototipe Su-35S terbang perdana pada 19 Februari 2008.

Jet tempur kursi tunggal Su-35S dengan panjang 21,9 m, rentang sayap 15,3 m, dan tinggi 5,9 m memiliki bobot terbang maksimal (MTOW) 34.500 kg. Pesawat yang ditenagai dua mesin Saturn AL-41F1S afterburning turbofan ini mampu menjelajah jarak hingga 3.600 km tanpa pengisian bahan bakar di udara atau 4.500 km dengan dua tangki bahan bakar eksternal. Sementara ketinggian terbang maksimum mencapai 59.100 kaki.

Untuk persenjataan, Su-35S dilengkapi kanon internal Gryazev-Shipunov GSh-30-1 kaliber 30 mm 150 putaran di pangkal sayap sebelah kanan dan 12 gantungan persenjataan di sayap dan di bawah badannya. Radius tempur Flanker-E mencapai 1.600 km.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *