Tue. Jun 25th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Pernah Dihuni F-14 dan F-35C, Skadron Tempur Serang 101 “Grim Reapers” Dinonaktifkan

2 min read
F-35C Grim ReapersUSAF

AIRSPACE REVIEW (angkasareview.com) – Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS/US Navy) menonaktifkan Skadron Tempur Serang (VFA) 101 “Grim Reapers” setelah tujuh tahun beroperasi di Pangkalan Angkatan Udara Eglin, Florida. Selanjutnya, pesawat terakhir yang menghuni skadron ini, yaitu F-35C, berpindah rumah ke Stasiun Udara Angkatan Laut Lemoore (Naval Air Station Lemoore/NASL).

Penerbangan terakhir armada F-35C dari sarang “Grim Reapers” disaksikan oleh kurang lebih 200 orang. Terdiri dari para pilot dan kru teknisi, baik dari Angkatan Laut maupun Korps Marinir AS, beserta keluarganya. F-35C Skadron “Grim Reapers” bagi mereka telah memberikan pengalaman dan kenangan tak terlupakan.

AL AS dalam siaran persnya pada Kamis (23/5) menyatakan, VFA-101 telah memberikan kontribusi yang besar bagi kelangsungan program dan tumbuhnya komunitas F-35. Para kader teknisi dan pilot F-35C telah mendapatkan ilmu yang sangat berharga di skadron tersebut untuk kemudian menjadi bekal yang akan diwariskan kepada para penersunya walau Skadron VFA-101 sudah tidak ada.

Skadron “Grim Reapers” pertama kali didirikan tahun 1942 di NAS San Diego, California dengan kode VF-10. Skadron ini awalnya diperkuat oleh pesawat F4F Wilidcat dan berkedudukan di kapal induk USS Enterprise (CV 6) yang kala itu ditempatkan di kawasan Pasifik.

US Navy

Usai Perang Dunia II pada 1945, Skadron VF-10 pun dinonaktifkan. Kemudian pada 1952, AL AS mendirikan Skadron VF-101 di NAS Cecil Field, Florida sebagai perwujudan Skadron VF-10 “Grim Reapers”. Skadron ini pun langsung berkiprah dalam Perang Korea dengan menerjunkan armada FG1-D Corsair.

Setelah itu, sejumlah pesawat mengisi VF-101 “Grim Reapers” seperti F2H Banhsee, F4D Skyray, F3H Demon, F-4 Phantom II, dan F-14 Tomcat. Skadron ini bertahan hingga 2005.

Tahun 2012, VF-101 “Grim Reapers” kembali diaktifkan bertepatan dengan usianya yang ke-60 sejak 1942. Tidak tanggung-tanggung, skadron yang mengemban misi sebagai Fleet Replacement Squadron (FRS) ini langsung diisi oleh jet tempur terbaru generasi kelima F-35C Lightning II. Sebanyak 30 F-35C pernah menghuni skadron ini.

Eglin AFB

FRS merupakann unit skadron dari AL AS dan Korps Marinir AS yang mendapat tugas untuk mendidik dan menyiapkan para pilot tempur garda terdepan untuk melaksanakan misi perang.

Selama tujuh tahun masa dinas terakhirnya, FRS “Gream Reapers” telah menghasilkan 75 pilot F-35C dari AL AS dan Korps Marinir, 1.200 teknisi, dan membukukan 11.000 jam terbang F-35C.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *