Wed. Jun 19th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Australia Buka Laboratorium Baru Radar Frekuensi Tinggi Pendukung Jindalee

2 min read
JORN coverageABDR/Daniel Frawley

AIRSPACE REVIEW (angkasareview.com) – Australia telah membuka pengoperasian laboratorium baru untuk pengembangan teknologi radar frekuensi tinggi (HF) guna mendukung sistem Jindalee Over the Horizon Radar (JORN). Laboratorium berada di Edinburgh Parks, Adelaide, Australia Selatan.

Di tempat tersebut, proyek pengembangan teknologi radar senilai 1,2 miliar dolar akan dikerjakan oleh BAE Systems Australia. Pengerjaan meliputi pengembangan arsitektur perangkat lunak dan perangkat keras yang dapat meningkatkan kapabilitas jangkauan JORN serta cakupan data-data tangkapannya.

Dikutip dari BAE Systems Australia (17/5), sebanyak 80 spesialis dan para insinyur muda akan mengawaki laboratorium baru ini untuk mengintegrasikan “DNA” dari JORN dengan teknologi radar frekuensi tinggi yang mereka ciptakan.

Untuk diketahui, JORN dibangun pada dekade 1980-an. Radar ini mampu memberikan peringatan diri bagi Australia atas ancaman yang datang dari wilayah udara dan laut sejauh 3.000 km dari garis pantai utara Benua Australia. Adapun luas cakupan JORN mencapai 37.000 km2.

An aerial view of a Jindalee Operational Radar Network (JORN) transmitter site at Laverton, Western Australia. The Jindalee Operational Radar Network (JORN) is a strategic asset used in the Defence of Australia. JORN is a network of three over-the-horizon radars that can detect aircraft and ships between 1000 and 3000km from the northern coastline of mainland Australia. MOD

Sistem JORN yang operasional penuh pada 2014, dilengkapi tiga situs pemancar/penerima sinyal radar. Masing-masing di Alice Springs (Teritori Utara), Leverton (Australia Barat), dan di Longreach (Queensland). Ketiga lokasi pemancar/penerima tersebut memantulkan energi HF ke lapisan ionosfer untuk dapat melihat horizon dengan pusat kendali di RAAF Edinburgh.

Dijadwalkan, integrasi teknologi radar frekuensi tinggi dengan JORN dapat diaplikasikan pada 2024 nanti. Di luar proyek utama ini, para spesialis dan insinyur di laboratorium Edinburgh juga akan mengembangkan teknologi-teknologi radar lainnya untuk meningkatkan kemampuan perlindungan Negeri Kanguru yang lebih maksimal.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *