Tue. Jun 18th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Siap-siap, F-35A Akan Jadi Pesawat Agresor di Nellis AFB

2 min read
USAF

ANGKASAREVIEW.COM – Angkatan Udara Amerika Serikat (AU AS/USAF) akan mengaktifkan lagi Skadron Agresor ke-65 (65th AGRS) di Pangkalan Udara Nellis, Nevada. Tidak tanggung-tanggung, F-35A kemungkinan besar dipilih jadi armada tim penyerang pasukan AS dalam berbagai latihan tempur duara ini.

Dikonfirmasi oleh The Drive, Perwira Penerangan Nellis AFB Mayor Chris Sukach membenarkan rencana tersebut.

“Nellis AFB akan mengaktifkan kembali 65th AGRS dengan pesawat F-35A,”ujarnya.

Tautan: Dipersenjatai Bom Nuklir Terbaru, F-35 Disebut Ancaman Paling Serius bagi Rusia

Tidak hanya jet-jet tempur AU AS yang akan menghadapi F-35A dalam latihan pertempuran udara nantinya. Melainkan juga, para penerbang tempur dari negara lain yang diutus dalam latihan udara multinasional di AS seperti Red Flag.

Sebelumnya, 65th AGRS berkekuatan inti F-15C/D sejak 2005 hingga 2014. Skadron ini dibangun pertama kali pada 1942. Dalam perjalanannya, 65th AGRS mengalami beberapa kali pasang surut, aktif dan divakumkan.

Tautan: Tidak Membeli F-35, Penerbang Tempur Jerman Jadi Pilot Lapis Kedua di NATO

Di Nellis AFB, 65th AGRS memainkan peran sebagai kekuatan pendukung 64th AGRS yang kini masih aktif. Skadron ini berkekuatan F-16C/D Viper.

F-35AUSAF

Dipilihnya F-35A sebagai pesawat agresos atau kekuatan Red Force, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertempuran udara di mana pesawat-pesawat dari Blue Force akan menghadapi jet tempur siluman generasi kelima.

Para pilot tempur akan merasakan langsung bagaimana melakukan pertempuran di udara melawan ‘armada hantu’ yang tidak terlacak oleh radar dan bisa menyerang tiba-tiba.

Tautan: Lakukan Kajian Lebih 5 Tahun, Singapura Disebut Akan Beli 40-60 F-35B

Pemilihan F-35A bisa jadi pula didasarkan pada kenyataan bahwa China dan Rusia sebagai negara pesaing telah menciptakan pesawat tempur siluman dan telah digunakan dalam misi angkatan udara masing-masing. Sehingga, para pilot AU AS pada khususnya harus siap menghadapi pesawat-pesawat itu dalam sebuah pertempuran udara.

Demi menyerupai wujud pesawat musuh dari Rusia maupun China, USAF bahkan pernah mengecat F-16 dan F-35A dengan kamuflase yang digunakan oleh Su-57 Rusia dan J-31 (FC-31) China.

Tautan: F-35 Israel Sukses Jalankan Debutnya di Suriah

USAF memang belum menyiarkan secara resmin rencana pengaktifan kembali 65th AGRS dengan F-35A-nya. The Drive (9/5) menduga, AU AS akan menyiapkan terlebih dahulu F-35A yang akan digunakan oleh 65th AGRS.

F-16 and F-35AUSAF

Bisa jadi, tulisnya, sejumlah pesawat (sekira sembilan unit) akan diambil dari Eglin AFB, Florida. Di tempat itu F-35A digunakan sebagai pesawat latih.

Sejumlah modifikasi kemungkinan akan diterapkan, sehingga F-35A siap digunakan sebagai pesawat agresor.

Tautan: Belanda Rancang 4 Skadron F-35 Berjumlah 60 Pesawat, Plus 7 Unit untuk Latihan

Namun demikian, lanjutnya, pemindahan pesawat dari Eglin ke Nellis tentu harus menunggu pesawat pengganti di Eglin tiba.

Sementara dalam jadwal penerimaan pesawat, Eglin AFB baru akan menerima tambahan F-35A di tahun 2022.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *