Fri. May 24th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

Dicegat Typhoon dan F-16, Tu-160 Sedang Lakukan Patroli Udara 13 Jam

2 min read
TyphoonBAE Systems

ANGKASAREVIEW.COM – Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, dua pesawat pembom strategis Tu-160 Blackjack yang dicegat armada Eurofighter Typhoon Angkatan Udara Inggris (RAF) di atas Laut Utara pekan lalu sedang melaksanakan patrol udara rutin.

Tu-160 melaksanakan patroli udara di atas perairan netral Laut Barents, Norwegia, dan Laut Utara selama 13 jam. Saat menjalankan tugas patroli rutin itu, kedua Tu-160 juga melaksanakan pengisian bahan bakar di udara.

Tautan: Giliran Pembom Rusia Tu-160 Blackjack Dicegat Typhoon Inggris

Tidak sendirian, sepasang Tu-160 itu dikawal oleh jet tempur pencegat MiG-31 Foxhound.

Tu-160RAF/UK MOD

“Pada tahapan-tahapan tertentu dari penerbangan tersebut, pesawat Rusia dibayang-bayangi oleh beberapa F-16 milik Angkatan Udara Denmark dan Typhoon dari RAF,” tulis Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya.

Kementerian Pertahanan Rusia tidak merinci tindakan yang dilakukan oleh pesawat pengawal MiG-31.

Tautan: 6 Pesawat Rusia Berhasil Diintersep Typhoon di Laut Hitam

Mengacu pada keterangan nara hubung Angkatan Bersenjata Norwegia Mayor Elisabeth Eikeland seperti dikutip Sputniknews, Angkatan Udara Norwegia juga mengerahkan jet tempur F-16-nya untuk mengidentifikasi pesawat pembom Rusia saat penerbangan tanggal 28 Maret tersebut.

F-16ARNoAF

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa RAF bersama mitra dari NATO telah memonitor pergerakan dua pembom Tu-160 milik Rusia dan kemudian mencegatnya agar tidak masuk ke wilayah udara kedaulatan Inggris.

Tautan lain: Uang Muka Dibayar, Kontrak Efektif Pengadaan Typhoon dan Hawk Qatar Mulai Dijalankan

Aksi saling cegat pesawat militer antara Rusia, Amerika Serikat dan negara-negara NATO kini makin semarak terjadi. Hal ini sebagai imbas dari dilaksanakannya aneksasi Krimea oleh Rusia yang menyebabkan meningkatnya ketegangan antara Rusia dan negara tetangga, Ukraina.

Ukraina mendapat dukungan dari AS dan negara-negara NATO.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *