Rheinmetall Pamerkan Senjata Laser Energi Tinggi untuk Pertahanan Udara

Rheinmetall

ANGKASAREVIEW.COM – Kemajuan teknologi militer Jerman makin tak terbendung mengingat negara yang pernah memiliki sejarah buruk di era Perang Dunia II itu sebenarnya dilarang memproduksi senjata berat. 

Akan tetapi, runtuhnya komunis Uni Soviet di tahun 1990-an disusul bersatunya Jerman kembali telah membuat negara yang di era Hitler terkenal akan produksi persenjataan militernya ini bangkit lagi.

Kebangkitan industri militer Jerman salah satunya diwakili oleh industri pertahanan Rheinmetall Defence yang sudah menghasilkan beragam persenjataan canggih nan siap ekspor.

Dalam perkembangan terbaru Rheinmetall bahkan sedang menawarkan ranpur terbaru, yakni  Lynx Infantry Fighting Vehicle (IFV) dan Lynx Manouevre Support Vehicle (MSV) kepada Angkatan Darat Australia.

Bacaan lain: Menhan Inggris Perbolehkan Wanita Jadi Pasukan Tempur Garis Depan AD dan Marinir

Rheinmettal juga menangani program upgrade tank-tank Leopard 2 untuk ditingkatkan menjadi tank MBT yang lebih mematikan dan merupakan standar Angkatan Darat Jerman, yakni Leopard 2 A7V.

Lahirnya tank-tank Leopard 2 A7V yang menjadi andalan pasukan kavaleri darat Jerman seolah telah membangkitkan lagi kejayaan divisi tank Nazi Jerman pada PD II di bawah panglima tank yang  sangat terkenal, yakni Marsekal Erwin Rommel dan Jenderal  Heinz Guderian.

Sobat Angkasa Review, tidak hanya tank-tank canggih yang sedang digarap Rheinmettal, dalam perkembangan terkini industri pertahanan yang sudah populer sejak zaman Hitler itu juga telah berhasil memproduksi senjata laser, yaitu High Energy Laser (HEL).

Bacaan lain: Pernah Dikalahkan Jerman, Para Sniper Inggris Kini Jadi Salah Satu yang Terbaik di Dunia

Uji senjata HEL berkekuatan 100 kw ini sudah sukses dilaksanakan pada 28 Februari 2019 di Zurich. Sasaran yang berhasil dihancurkan adalah drone dan luncuran peluru  mortir.

Sistem kerja HEL terintergrasi dengan radar pencari sasaran yang berfungsi sebagai ‘telinga dan mata’ HEL. Jika sasaran sudah masuk radar, maka secara otomatis HEL akan menembakkan laser dan menghancurkannya tanpa suara.

HELRheinmetall

Tidak hanya drone atau luncuran peluru mortir yang bisa dilumpuhkan HEL, rudal yang diluncurkan dari kapal perang dan pesawat juga bisa dilumpuhkan senjata ini secara keroyokan.

Pasalnya, ketika menghadang sasaran, sejumlah stasiun HEL yang ditempatkan di berbagai posisi startegis dapat menghadang datangnya rudal secara bersama-sama sehingga kekuatan tembakan lasernya bisa berlipat ganda.

Bacaan lain: Ransus Antiteror Survivor R Perkuat Tiga Kepolisian Negara Bagian Jerman

Dalam operasionalnnya, senjata laser yang bersifat mobil itu bisa diusung oleh ranpur khusus seperti panser dan ranpur jenis lain sesuai medan tempurnya.

Sebagai senjata penghancur sasaran di darat, laut, dan udara, senjata laser Rheinmetall ini bisa berputar 360 derajat, serta sangat efektif dioperasikan untuk senjata pertahanan udara.

A Winardi

 

editor: raider

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!