Boeing Bantu Kembangkan UCAV Loyal Wingman untuk Angkatan Udara Australia

Loyal WingmanBoeing

ANGKASAREVIEW.COM – Mengambil tempat di pertunjukan Avalon Airshow yang berlangsung dari 26 Februari hingga 3 Maret 2019 di Avalon, Victoria, Australia, perusahaan Boeing berkesempatan memamerkan sebuah mock-up pesawat serang tanpa awak (UCAV) yang dinamai Loyal Wingman.

Sobat AR, Boeing sengaja meluncurkan pesawat barunya di Avalon, karena pesawat UCAV yang juga disebut sebagai Airforce Teaming System (ATS) ini merupakan pesanan dari Angkatan Udara Australia (RAAF) dan Departemen Pertahanan Australia (DOD).

Melansir thedrive.com, proyek pengembangan UCAV siluman ini merupakan bagian dari modernisasi besar yang dijalankan RAAF yang dikenal sebagai Plan Jericho. Program yang dilaksanakan adalah dengan mengeksploitasi kecerdasan buatan dan kerja tim dalam pengoperasian pesawat tanpa awak.

UCAV Loyal Wingman didapuk untuk dapat melakukan misi intai tempur semi otonom dan dapat beroperasi dalam peran ‘Loyal Wingman’. UCAV akan diarahkan dari pesawat berawak menggunakan data link. Dalam misinya nanti UCAV ini akan berdampingan dengan jet tempur RAAF yakni F/A-18E/F Super Hornet atau F-35 Lightning II.

Loyal WingmanBoeing

Dengan kehadiran UCAV Loyal Wingman ini RAAF dapat memaksimalkan jumlah penempur yang ada tanpa membeli tambahan baru. Keuntungan lain yang didapat adalah menghindari korban manusia dalam sebuah misi tempur.

Loyal Wingman dapat beroparasi seorang diri maupun dalam sebuah gerombolan. Sifat siluman memungkinkannya untuk menghancurkan target pertahanan musuh yang berada jauh di garis belakang.

Rancang bangun Loyal Wingman dipercayakan pada divisi Boeing-Phantom Work yang juga merancang pesawat tanker tanpa awak MQ-25 Stingray untuk Angkatan Laut AS. Pengembangan sistem otonomnya dipercayakan kepada  Boeing Autonomous Systems (BAS).

Informasi terbatas yang  dilansir dari mobile-reuters.com menyebutkan, UCAV Loyal Wingman berdimensi panjang 11,6 m. Pesawat bermesin jet tunggal ini dapat beroperasi sejauh 3.704 km. Direncanakan, penerbangan perdananya baru akan dilaksanakan pada 2020 mendatang.

Rangga Baswara Sawiyya

 

editor: “Raider”

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!