Fri. May 24th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

Rumor Berkembang, Rusia Akan Tampilkan Su-57 di Paris Air Show 2019

2 min read
Su-57Su-57/Roman Zelentsov

ANGKASAREVIEW.COM – Pameran kedirgantaraan paling bergengsi di dunia, Paris Air Show (PAS), tahun ini kembali akan dilaksanakan di Bandara Le Bourget-Paris, Perancis pada 17-23 Juni 2019. Pameran yang dilaksanakan dua tahunan setiap tahun ganjil ini menjadi penantian banyak pihak, khususnya para pelaku industri kedirgantaraan global dan para pencinta dunia kedirgantaraan tentunya.

Sempat melesu sejak 2015 manakala Rusia tidak diperbolehkan lagi hadir di PAS dengan mempertontonkan jet-jet tempur andalannya menyusul aneksasi Krimea oleh Rusia pada 2014, tiba-tiba rumor berkembang kalau Beruang Merah tahun ini kembali akan hadir di Paris dan menghiasi langit Le Bourget dengan gemuruh jet tempurnya.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan disebut kalau Rusia akan menampilkan jet tempur termutakhirnya Su-57 di pameran ke-53 PAS yang dilaksanakan sejak tahun 1949 ini.

Adalah akun Facebook Paris Air Show pada 23 Februari yang mengunggah berita bahwa Rusia akan mengirimkan Su-57 ke Le Bourget. Dihitung dari Hari-H pelaksanaannya, PAS tinggal menyisakan empat bulan dari sekarang. Walau masih menunggu konfirmasi, panitia PAS 2019 tampaknya sangat berharap kalau rumor ini benar.

Akun tersebut kemudian juga bertanya kepada audiens, “Apakah Anda seperti kami  yang tidak sabar untuk segera mendengar raungan dia di langit Paris?”

Dua tahun lalu, gaung PAS 2017 tidak terlalu heboh karena tidak ada jet tempur yang dibandingkan khususnya buatan dua seteru yakni Amerika Serikat (AS) dan Rusia. Beruntunglah kala itu masih ada jet tempur siluman F-35A Lightning II dan Dassault Rafale yang melakukan atraksi udara mewakili komunitas jet tempur.

Su-35Su-35/David Cherkasov

Terakhir pada PAS 2013, Su-35 Rusia tampil memukau dan mencuri perhatian pengunjung melalui atraksi-atraksi udaranya yang dimulai langsung dengan manuver vertical take-off sejak pesawat lepas landas.

Anehnya, di tahun 2013 itu AS malah tidak menampilkan satu pun jet tempurnya dengan alasan sedang terjadi pemotongan anggaran militer besar-besaran di negaranya.

Pertanyaan penting kali ini, apakah Rusia memang akan kembali hadir di Paris? Dan apakah larangan kehadiran dan tampil itu sudah dicabut pihak penyelenggara? Bagaimana pula reaksi AS?

Jawaban dari Rusia, tentu sangat ditunggu-tunggu. Demikian pula kehadiran AS untuk kembali menjadikan Paris Air Show sebagai pameran kedirgantaraan tingkat dunia urutan wahid.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *