Beli 200 Ka-226T dari Rusia, Industri Lokal India Ikut Raup Rezeki

Ka-226Roni Sontani

ANGKASAREVIEW.COM – Rusia mendukung kampanye “Make in India” yang dicanangkan New Delhi. Salah satu bukti dari komitmen Moskow ini adalah dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara Russian Helicopters dengan sejumlah industri India untuk ikut memproduksi komponen-komponen helikopter ringan multiguna Ka-226T di India.

Hal ini dilakukan Rusia menyusul program pengadaan 200 Ka-226T oleh New Delhi untuk Angkatan Darat India. Direncanakan sebanyak 60 unit Ka-226T akan disuplai langsung dari Rusia, sementara 140 lainnya akan diproduksi di India.

Pada pembukaan pameran kedirgantaraan Aero India 2019, Rabu (20/2/2019), penandatanganan MoU dilakukan oleh Russian Helicopters (bagian dari Rostec) dengan lima industri lokal India yaitu Elcom, Valdel Advanced Technologies, Dynamatic Technologies, Integrated Helicopter services, dan Bharat Forge.

Kelima industri akan terlibat dalam pembuatan maupun perakitan bagian badan heli, baling-baling, stasiun radio, dan roda pendarat.

Direktur Jenderal Russian Helicopters Holding Company Andrey Boginsky seperti dikutip dari siaran pers Russian Helicopters yang diterima Angkasa Review menyatakan, pihaknya saat ini telah memasuki tahapan lanjutan di mana proyek kerja sama dengan industri-industri di India segera dilaksanakan.

“Saya secara positif yakin bahwa kesepatan hari ini akan akan berbuah hasil dalam hubungan jangka panjang saling menguntungkan. Transfer teknologi kepada pelanggan kami adalah bagian dari hal itu,” ujar Boginsky usai acara penandatanganan.

Russian HelicoptersRussian Helicopters

Direktur Kerja Sama Internasional Rostec Victor Kladov menandaskan, program lokalisasi produksi Ka-226T di India merupakan salah satu kunci dan dukungan Rusia terhadap kampanye “Make in India”.

“Penggunaan Ka-226T oleh India akan menekan pengeluaran biaya untuk transportasi, perawatan, hingga pelatihan kru karena heli ini diproduksi di dalam negeri India,” kata Kladov.

Heli Ka-226T memiliki bobot terbang maksimum (MTOW) 3,6 ton dan mampu mengangkut muatan seberat satu ton. Untuk membawa personel, heli ini dapat diisi enam penumpang.

Selain mengisi kebutuhan untuk angkatan darat, Russian Helicopters juga akan mengikuti tender 111 heli ringan untuk Angkatan Laut India.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!