Thu. May 16th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

Silent Hunter, Pemusnah Senyap Target Udara Ketinggian Rendah dari China

1 min read
Silent Huntervia Defence-Blog

ANGKASAREVIEW.COM – Persenjataan tempur untuk masa depan makin marak dengan bertambahnya senjata laser. Sejumlah negara mulai memproduksi senjata tanpa suara yang sangat mematikan ini.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat, misalnya, seperti dikutip military.com menyatakan, untuk mengembangkan persenjataan laser pihaknya telah menyediakan anggaran sebesar 700 milliar dolar AS.

Militer AS sebenarnya sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk membuktikan bahwa persenjataan yang dipandu laser seperti bom berpemandu laser memang akan sangat presisi ketika digunakan untuk menghancurkan sasarannya.

Persenjataan berupa sinar laser yang bisa menghancurkan target dalam jarak tertentu juga sudah dioperasikan oleh Angkatan Laut AS (US Navy).

Pada 2014 lalu kapal perang USS Ponce (LPD-15) sudah mendemonstrasikan persenjataan Laser Weapon System (LaWS) saat bertugas di kawasan Teluk Arab, Timur Tengah.

China yang secara militer merupakan pesaing baru AS, saat ini juga sedang gigih mengembangkan persenjataan laser.

Dalam pameran pertahanan IDEX 2019 (17-21 Februari) di Abu Dhabi, China melalui industri pertahanannya, Poly Technologies, memamerkan ranpur bersenjata laser yang sudah siap operasional dan siap diekspor.

Persenjataan laser yang dinamai Silent Hunter ini merupakan senjata berkekuatan listrik 30 hingga 100 kilowatt untuk menghancurkan sasaran udara ketinggian rendah.

Dalam pertempuran, peran utama Silent Hunter adalah sebagai pelacak dan penghancur drone lawan. Pada jarak tembak 1.000 meter, Silent Hunter bisa menghancurkan drone atau target yang memiliki lapisan baja setebal 5 mm. Sedangkan pada jarak 800 m, senjata ini dapat meluluhkan target berupa lima lapis baja berketebalam 2 mm.

Pada September 2016, China diam-diam menyiagakan Silent Hunter guna mengamankan pertemuan negara-negara G-20 di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China Timur.

A Winardi

 

editor: “raider”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *