Sun. May 26th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Mengenal APS-3 Bhayangkara, Panser 4X4 Angkut Personel Buatan Pindad untuk Sabhara Polri

2 min read
APS-3Pindad

ANGKASAREVIEW.COM – Di antara sederet kendaraan tempur (ranpur) buatan Divisi Kendaraan Khusus Pindad, mungkin nama APS-3 (Angkut Personel Sedang ke-3) yang diberi nama Bhayangkara ini terasa asing di telinga. Memang, namanya tak sempat menggema seperti panser Anoa yang telah diproduksi ratusan unit.

Sobat AR, dapat dimaklumi bila panser Bhayangkara tak begitu dikenal. Sebab, kendaraan ini memang hanya terhenti sebatas purwarupa (prototipe) saja alias tak masuk jalur produksi.

Sejatinya, panser angkut personel (APC) ini dikembangkan Pindad untuk ditawarkan kepada Satuan Sabhara Polri di tahun 2009.

Dalam pengembangan Bhayangkara, Pindad tak mendesainnya dari nol. Tapi memanfaatkan rancang bangun panser APS-3 Anoa 6X6. Bedanya, kendaraan ini menggunakan penggerak 4X4.

Secara keseluruhan tampilan luar Bhayangkara dan Anoa tampak serupa. Kecuali roda bagian tengah Anoa yang telah dihilangkan.

Bhayangkara dapat memuat 10 personel. Terdiri dari delapan personel pasukan di kabin belakang dan pengemudi serta komandan duduk terpisah di kabin depan yang dibatasi rumah mesin.

Selain digunakan untuk memobilisasi pasukan ke tempat rawan, Bhayangkara dapat digunakan juga sebagai wahana patroli dan pengawalan.

Fungsi lainnya adalah sebagai kendaraan antihuru-hara.

APS-3Rangga Baswara Sawiyya

Untuk tingkat perlindungan balistiknya, Bhayangkara dapat menghadapi gempuran munisi senapan ringan atau berada pada level 1 STANAG 4569. Seluruh kacanya dibuat tahan peluru. Khusus jendela utama kabin depan dilengkapi jaring besi guna menahan lemparan batu, pukulan kayu, atau pipa besi.

Sebagai senjata pertahanan diri, Bhayangkara dapat dilengkapi dudukan senapan mesin ringan yang dipasang di bagian atap.

Tersedia juga sembilan lubang tembak dari dalam kabin. Satu di antaranya ditempatkan di pintu belakang.

Lalu ada juga tiga tabung pelontar granat asap atau untuk gas air mata. Komponen ini ditempatkan di sisi bodi depan.

APS-3Rangga Baswara Sawiyya

Perlengkapan tambahan lainnya adalah kamera pengintai dan perekam yang ditempatkan di atas atap. Kemudian ada juga sepasang lampu putar (rotator) dan lampu sorot.

Cukup unik, di sudut atap depan dan di bagian belakang Bhayangkara terlihat pula cincin untuk gantungan via udara menggunakan helikopter.

Sobat AR, Panser Pindad APS-3 Bhayangkara 4X4 pertama kali ditampilkan untuk umum pada gelaran Pameran Produksi Indonesia (PPI) di arena Arena PRJ (JIExpo) Kemayoran, Jakarta pada  Mei 2009. Namun setelah itu, penampakannya jarang terlihat lagi.

Rangga Baswara Sawiyya

 

editor: ron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *