Tambah Berkibar, Airbus A220-300 Dapat Pesanan 60 Unit dari JetBlue

JetBlueAirbus

ANGKASAREVIEW.COM – Sebagai ‘pendatang baru’ di dunia pesawat komersial dengan label anyar berkode A220 series, A220-300 tampaknya punya masa depan yang cerah. Pesawat yang asalnya adalah CSeries (CS300) buatan Bombardier, Kanada ini diakui punya tingkat efisiensi yang sangat tinggi. Oleh karenanya pula, Airbus berani mengadopsi pesawat ini dan menjadikannya keluarga A220.

Berita terbaru, maskapai biaya rendah JetBlue Airways yang berbasis di Bandara Internasional John F. Kennedy, New York City, Amerika Serikat ini memastikan pesanan 60 unit A220-300. Kontrak pemesanan pesawat berkapasitas 130-160 penumpang ini telah dilakukan pada Desember tahun lalu.

Diakui langsung oleh Kepala Eksekutif JetBlue Robin Hayes, A220 memiliki performa yang sangat bagus.

“Seiring perjalanan perusahaan kami yang akan menginjak usia 20 tahun, A220 merupakan pesawat yang sangat efisien secara ekonomi dan jarak jangkau yang mengagumkan. Pesawat ini akan melengkapi armada kami yang lain, produk Airbus, yaitu A321 dan A320 yang telah didesain ulang. Pesawat-pesawat ini akan menawarkan pengalaman terbang terbaik bagi para pelanggan kami,” ujar Hayes.

Saat ini JetBlue mengoperasikan sedikitnya 193 A320 dan A321ceo serta telah memesan 85 unit A321neo. Pesanan 60 A220-300 makin memantapkan maskapai JetBlue sebagai salah satu pelanggan Airbus terbesar di Amerika Serikat.

Atas kepercayaan dari JetBlue, Kepala Pejabat Komersial Airbus Christian Scherer mengucapan terima kasihnya kepada JetBlue. “Thank you JetBlue and congratulations on this big milestone in your growth,” ucap Scherer dikutip dari laman Airbus, Kamis (3/1/2019).

Airbus akan memproduksi A220-300 pesanan JetBlue di fasilitas perakitan pesawat di Mobile, Alabama, Amerika Serikat mulai bulan ini. Airbus mencatat, hingga saat ini A220 telah membukukan 500 unit pesanan dari berbagai pelanggan.

Seri A220 ditenagai dua mesin Pratt & Whitney PW 1500G turbofan. Pesawat ini mampu menjangkau jarak 3.200 mil laut (5.020 km) dengan efisiensi penggunaan bahan bakar 20 persen lebih irit dibanding pesawat jet generasi sebelumnya.

CSeries buatan Bombardier terbang perdana pada 16 September 2013 dan selanjutnya diadopsi oleh Airbus pada Juli 2018 dengan kepemilikan saham mencapai 50,01 persen. CSeries pun berubah nama menjadi A220 series. Pesawat ini selanjutnya diproduksi dan dipasarkan oleh Airbus.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!