Siap Operasi Tahun 2021, Rusia Terbangkan Pembom Rudal Jarak Jauh Tu-22M3M

Tu-22M3MYegor Aleyev/TASS

ANGKASAREVIEW.COM – Modernisasi pembom rudal jarak jauh Tu-22M3M memasuki tahapan akhir. Pembom buatan Tupolev, Rusia ini pun telah mengudara perdana. Penerbangan dilaksanakan secara singkat dari fasilitas pabrik Gorbunov Aircraft Enterprise di Kazan.

Sumber dari industri pertahanan Rusia sebagaimana dikutip kantor berita TASS pada Jumat (28/12) menyatakan, Tu-22M3M mengudara tanpa membawa persenjataan.

Sebelumnya, Wakil Pertahanan Rusia Alexei Krivoruchko dalam kunjungannya ke Aircraft Enterprise di Kazan pada 20 Desember lalu menyatakan, pembom jarak jauh Tu-22M3M akan melaksanakan penerbangan perdana pada akhir Desember 2018.

Pembom hasil modernisasi Tu-22M3 ini diluncurkan dari hanggarnya (roll-out) pada 16 Agustus silam. Tupolev menyatakan, Tu-22M3M memiliki kapabilitas tempur yang lebih tinggi, termasuk jangkauan operasi yang lebih jauh.

Serangkaian pengujian darat kini masih dilaksanakan oleh pihak pabrikan terkait perangkat radio-elektronik di pesawat, pengujian mesin, hingga uji kecerdasan buatan yang diintegrasikan di Tu-22M3M.

Sementara itu, United Aircraft Corporation (UAC) Rusia menerangkan, produksi moderninasi Tu-22M3 menjadi Tu-22M3M akan dimulai pada 2019. Pesawat pertama hasil produksi akan diserahkan kepada pengguna mulai tahun 2021.

Mantan Komandan Pasukan Dirgantara Rusia Viktor Bondarev yang sekarang menjadi Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan di Majelis Tinggi Parlemen Rusia menyatakan, versi terbaru pembom ini mampu membawa rudal antikapal Kh-32 dan rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal.

Pembom Tu-22M (NATO: Backfire) pertama kali mengudara pada 30 Agustus 1969. Varian Tu-22M3 (NATO: Backfire-C) terbang perdana tahun 1977 dan mulai dioperasikan Angkatan Udara Uni Soviet (VVS) pada 1983.

Modernisasi menjadi Tu-22M3M di antaranya mencakup pergantian 80 persen sistem avionik lama dengan avionik modern.

Kementerian Pertahanan Rusia mencanangkan, sedikitnya 30 pembom lama Tu-22M3 akan dimodernisasi menjadi Tu-22M3M untuk digunakan oleh Pasukan Kedirgantaraan Rusia.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!