Enyahkan F-35B, Taiwan Akhirnya Pilih Beli 72 F-16V

F-16USAF/Lockheed Martin

ANGKASAREVIEW.COM – Pemerintah Taiwan bersepakat untuk menghentikan kampanye pembelian jet tempur siluman F-35B dan mengajukan permintaan kepada pemerintah AS untuk mengabulkan pembelian 66 F-16V Block 70 plus enam opsi tambahan sehingga total berjumlah 72 unit.

Rencana pembelian 72 F-16V, seperti dikutip dari The National Interest (24/12), merupakan kelanjutan dari keinginan Taiwan mendapatkan 66 F-16C/D Block 50/52 yang pernah ditolak oleh Presiden Barak Obama.

Saat itu, pemerintahan Obama mendapat tekanan dari China agar tidak menjual F-16C/D terbaru kepada Taiwan. China bahkan mengancam akan menginvasi Taiwan bila AS mengabulkan keinginan “pulau berpemerintahan sendiri” itu.

Proposal pembelian F-16V oleh pemerintahan Taiwan akan disertai dengan permintaan produksi dan performa bersama berbasis logistik (Performance-Based Logistics/PBL). Hal ini guna menjamin peningkatan efektivitas tempur hingga 80 persen.

“PBL merupakan bagian penting dari paket yang diajukan. Kita harus memilikinya,” ujar sumber dari pemerintahan Taiwan.

Disebutkan, hal itu juga sejalan dengan kebijakan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen yang mengharuskan adanya kerja sama produksi lokal dalam pembelian alutsista dari Amerika Serikat.

PBL, pada dasarnya memungkinkan produksi atau jaminan penyediaan suku cadang pesawat dalam jangka panjang.

Taiwan mensyaratkan hal itu juga dengan pertimbangan mengingat kebijakan Amerika Serikat bisa berubah-ubah tergantung pengaruh hubungan dengan China yang berubah-ubah pula.

Ke depan, Taiwan juga akan meminta PBL diperluas bagi F-16 lama yang telah dimiliki. Seperti diketahui, Taiwan membeli 150 jet tempur F-16A/B Block 20 pada 1990-an. Pesawat-pesawat tersebut kini di-upgrade menjadi F-16V melalui Program Phoenix Rising senilai 5 miliar dolar AS.

Tidak hanya itu, PBL juga akan diminta bagi 20 armada C-130H dan 12 P-3C yang dimiliki Taiwan.

Sebelum ini, Taiwan mempertimbangkan pembelian jet siluman F-35B walau belum mendapat restu dari Trump. Pembatalan belanja F-35B, salah satunya didasari karena jet tempur siluman itu disebut belum terbukti ketangguhannya di medan perang.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!