Lanjutkan Pencarian Korban dan Kotak Hitam PK-LQP, Lion Air Sewa Kapal dari Belanda

Kotak HitamKompas.com

ANGKASAREVIEW.COM – Pencarian dan evakuasi korban musibah jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 PK-LQP milik Lion Air terus dilanjutkan hingga hari ini. Lion Air bahkan menganggarkan dana sendiri sebesar Rp38 miliar termasuk menyewa kapal dari Belanda.

Dalam siaran persnya yang diterima Angkasa Review hari ini (17/12), Lion Air menyatakan upaya pencarian lanjutan merupakan bentuk komitmen Lion Air dan atas permintaan dari pihak keluarga korban.

Lion Air pun mendatangkan kapal canggih guna mendukung proses SAR penumpang dan kru penerbangan JT-610 ini.

Apabila ditemukan, jelas Lion Air, maka jenazah akan diambil dan diserahkan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) guna tindakan selanjutnya sesuai prosedur.

Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam berupa alat perekam suara di ruang kemudi pilot yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR).

Dalam proses pencarian kembali ini, Lion Air telah menunjuk perusahaan swasta profesional asal negara Belanda dengan menghadirkan kapal laut MPV Everest.

Lion AirLion Air

Proses pencarian akan difokuskan berdasarkan pemetaan terakhir area koordinat jatuhnya penerbangan JT-610. Waktu pencarian akan dilaksanakan 10 hari berturut-turut pada Desember 2018 ini.

Lion Air menerangkan, posisi kapal saat ini masih berada di Johor Bahru, Malaysia karena terhambat cuaca buruk serta hujan deras dalam pelayarannya. Diperkirakan MPV Everest akan tiba di Karawang, Jawa Barat pada lusa tanggal 19 Desember.

Roni Sontani

Bagikan ini :

2 Responses to Lanjutkan Pencarian Korban dan Kotak Hitam PK-LQP, Lion Air Sewa Kapal dari Belanda

  1. Sekar Dirgantara says:

    Ini apakah kapal penyedot lumpur itu ?

  2. Ron says:

    Kapal suplai dan multiguna sih. Kita tunggu peralatan yang dibawanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!