Sama-sama Kuat, Mi-26 Halo ‘Terbangkan’ Su-27 Flanker

Mi-26Sputniknews

ANGKASAREVIEW.COM – Rusia adalah salah satu negara yang memiliki perkembangan teknologi dirgantara yang sangat maju. Pewaris Terbesar Uni Soviet ini punya beragam wahana terbang dengan kemampuan dan teknologi yang mengagumkan, salah satunya adalah helikopter. Rusia punya segudang jenis helikopter mulai dari Mi-8, Mi-24, Ka-52, hingga Mi-26.

Mi-26 (NATO: Halo) atau yang dijuluki dengan nama tidak resmi Korova (lembu) ini, punya kapabilitas yang membuat sebagian besar orang tertegun. Pasalnya, helikopter terbesar sejagat ini memiliki tenaga yang sangat besar pula.

Bagaimana tidak, baru-baru ini Mi-26 berhasil ‘menerbangkan’ sebuah Su-27 Flanker yang sama-sama kuat sebagai jet penempur. Peristiwa unik ini terjadi di Pangkalan Udara Levashovo, Saint Petersburg, Rusia.

Pilot Mi-26 dan kru berhasil memindahkan sebuah Su-27 dengan cara diikat menggunakan seutas kabel baja. Helikopter itu membawa Su-27 yang memiliki berat 15 ton, menuju Kronstadt, Rusia.

Nantinya, Su-27 tersebut akan dijadikan sebuah monumen di Kronstadt. Untuk memudahkan operasi pemindahan, sejumlah bagian Su-27 dilepaskan.

Mi-26Sputniksnews

Seperti yang dilansir sputniknews.com Mi-26 itu tidak menemui kendala berarti saat membawa jet tempur. Salah satu heli angkut berat yang dimiliki oleh Rusia ini bahkan sanggup membawa sebuah heli CH-47 Chinook milik militer Amerika Serikat di pegunungan Afganistan.

Bagi Mi-26, pekerjaan angkut mengangkut pesawat menggunakan sling bukanlah yang pertama. Heli ini sering digunakan jasanya untuk memindahkan pesawat-pesawat yang akan dijadikan museum dan langsung menempatkannya di lokasi yang telah ditentukan. Seperti misalnya saat memindahkan Su-24 berbobot 22 ton sejauh 60 km.

Mi-26Russian Helicopters

Sering juga Mi-26 produksi Russian Helicopters (bagian dari Rostec State Corporation) ini digunakan untuk memindahkan pesawat yang akan menjalani perakitan akhir dari fasilitas satu ke fasilitas lainnya.  Seperti saat Mi-26 mengangkut saudaranya sendiri yaitu sebuah badan utuh Mi-26.

Tidak hanya punya daya angkut yang mumpuni, Sang Lembu juga sanggup dijadikan sebagai heli penyelamatan bahkan pengintaian jarak jauh. Heli ini telah menjadi bintang penyelamat saat terjadinya krisis kebocoran fasilitas nuklir di Chernobyl, Ukraina pada 26 April 1986.

Kala itu, Mi-26 ditugaskan untuk menyebarkan boron agar penyebaran radiasi nuklir tidak semakin meluas.

(RND)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!