Rencana Beli Ratusan Tank Tempur Utama, Pakistan Pilih VT4 atau Oplot-P?

VT4sina.com

ANGKASAREVIEW.COM – Pakistan berencana meningkatkan kekuatan arsenal Korps Lapis Baja Angkatan Darat mereka dengan membeli ratusan tank tempur utama  atau main battle tank (MBT).

Walau belum ada pernyataan resmi tank produksi negara mana yang akan dipilih, santer disebut-sebut kalau Islamabad akan menjatuhkan pilihan pada VT4 (sebelumnya berkode MBT3000) buatan Norinco, China.

Adalah analis militer Muzammil Hatami yang “membocorkan” berita bahwa Pemerintah Pakistan telah memutuskan untuk mengakuisisi VT4.

“Sudah dipastikan, VT4 akan menjadi tank masa depan Pakistan,” ujar Hatami di sela penyelenggaraan pameran International IDEAS Defense Exhibition di Karachi pada akhir November lalu seperti dikutip dari Defence Blog.

Ia menambahkan, saat ini tank tempur utama Al-Khalid 2 juga sedang dalam fase pengembangan.

Al-Khalid (MBT2000) adalah MBT yang dikembangkan bersama oleh Pakistan dan China sejak 1990-an. Tank ini mengambil basis tank Type 90-IIM buatan China.

Sementara Al-Khalid 2 merupakan peningkatan dari Al-Khalid dengan penambahan bobot, desain kanon baru, penambahan perangkat sensor, peningkatan jenis munisi, dan peningkatan daya mesin.

Terhadap ucapan Hatami, militer Pakistan menolak untuk memberikan tanggapan.

Dari foto-foto yang beredar di internet, Januari tahun lalu Pakistan telah melakukan uji coba tank VT4. Tidak disebutkan di mana lokasi uji tersebut, namun terlihat bahwa personel Angkatan Darat Pakistan menginspeksi tank tersebut.

Oplot-POplot-P via Defence.pk

Sebenarnya, tidak hanya VT4 yang diuji oleh Miter Pakistan. Tank tempur utama Oplot-P buatan Malyshev Factory, Ukraina juga telah menjalani evaluasi pada Juli 2017.

Delegasi Pakistan termasuk di dalamnya Menteri Pertahanan Pakistan Letjen (Purn) Zamir ul Hassan Shah kala itu mengunjungi Ukraina dan melihat langsung produksi tank Oplot-P di pabriknya. Shah menandaskan bahwa hubungan Pakistan dan Ukraina sangat erat.

Duta Besar Pakistan untuk Ukraina Mayjen (Purn) Athar Abbas saat diwawancara oleh Delovaya Stolista pada April 2017 juga menyatakan hal serupa. Ia bahkan menyatakan bila Pakistan tertarik untuk mengakuisisi 100 tank Oplot-P.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!