Gantikan MiG-29 yang Sudah Uzur, AU Slowakia Siap Operasikan F-16V

F-16Lockheed Martin

ANGKASAREVIEW.COM – Dalam waktu dekat Angkatan Udara Republik Slowakia akan segera mengganti jajaran jet tempur MiG-29 mereka yang sudah akan dipensiunkan. Menurut Kementerian Pertahanan Slowakia, jet-jet tempur MiG-29 telah dianggap terlalu tua dan akan segera digantikan perannya oleh 14 jet tempur F-16 Viper dari Amerika Serikat (AS).

Keputusan Slowakia membeli F-16 V dari AS, sekaligus menunjukan hubungan militer negeri itu dengan Rusia yang makin suram. Terlebih MiG-29 merupakan satu-satunya varian jet tempur Rusia yang paling akhir dioperasikan oleh AU Slowakia.

AS yang menyetujuai penjualan F-16V produksi Lockheed Martin ke Slowakia, juga memberikan dukungan lainnya. Yakni  berupa penjualan persenjataan, suku cadang, pelatihan terbang para pilot, dan pelatihan para teknisi AU Slovakia. Latihan akan dilaksanakan di AS dan Slowakia.

Proses pengiriman ke-14 F-16V untuk Slowakia akan berlangsung mulai 2019 hingga 2023. Penandatangan pembelian 14 F-16V antara pemerintah Slowakia dan AS telah dilaksanakan pada 30 November 2018.

Kehadiran jajaran F-16V di AU Slovakia dinilai akan segera mendongkrak kekuatan udara Slowakia secara drastis. Hal ini mengingat F-16V merupakan jet tempur paling canggih dibandingkan varian-varian F-16 lainnya.

Sebagai jet tempur generasi keempat plus, F-16V memiliki kelebihan pada radar pencari sasaran yang sudah menggunakan sistem Active Electronically Scanned Array (AESA), menerapkan sistem avionik mutakhir commercial off the shelf (COST), persenjataan paling mutakhir dipandu sistem GPS, radar permukaan anti-tabrakan Automatic Ground Collision Avoidance System (Auto GCAS), dan lainnya.

Kehadiran F-16V di kawasan udara Eropa Timur juga diprediksi makin “memanaskan” suasana, terlebih untuk menandingi jet-jet tempur generasi serupa produksi Rusia, semisal Su-35.

A Winardi

Bagikan ini :

One Response to Gantikan MiG-29 yang Sudah Uzur, AU Slowakia Siap Operasikan F-16V

  1. Agus teguh berkata:

    Padahal secara geografis lebih dekat dengan rusia…..ada apa gerangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!