Gaya Nyentrik Menhub Budi Kunjungi STPI, Sukseskan Program Diklat Gratis dari Pemerintah

STPIRoni Sontani

ANGKASAREVIEW.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terhitung sudah lebih delapan kali mengunjungi Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug dalam dua tahun terakhir. Yaitu, sejak STPI Curug dipimpin oleh Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM per November 2016.

Banyak agenda yang dilakukan oleh Menhub Budi Karya di sekolah penerbangan sipil tertua di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara ini. Mulai dari memimpin kegiatan wisuda terpadu sekolah Kementerian Perhubungan dengan jumlah ribuan lulusan, peninjauan fasilitas, pembukaan kegiatan padat karya, pelantikan penerbang muda, dan sebagainya.

Minggu pagi, 18 November 2018, Menhub Budi kembali mengunjungi STPI yang berada di Kecamatan Curug, Tangerang, Banten ini.

Mengingat jarak Jakarta-STPI cukup jauh dan harus melewati pembangunan jalan yang sedang berjalan, Menhub pun diantar menggunakan helikopter Bell 429 milik Balai Kalibrasi Kementerian Perhubungan.

Sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan turut mendampingi Pak Menteri. Mulai dari Sekjen Kemenhub, Irjen Kemenhub, Kepala BPSDMP, Sekretaris BPSDMP, dan lainnya.

 

STPIRoni Sontani

Turun dari helikopter, Menhub disambut oleh Ketua STPI. Ada pemandangan yang beda terkait pakaian yang dikenakan Menhub. Seperti pada salah satu kegiatan terdahulu, Pak Menteri kali ini pun mengenakan pakaian penerbang jenis coverall berwarna coklat tua. Menhub tampak gagah mengenakan pakaian dengan patch STPI, topi, dan kacamata hitamnya.

Menhub Budi Karya punya perhatian yang besar terkait lembaga pendidikan pencetak insan-insan transportasi berkompeten di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan.

STPI Curug sebagai salah satu center of excellece dunia penerbangan sipil di Indonesia, misalnya, terus didorong kemajuannya oleh Menhub melalui BPSDMP yang saat ini dipimpin oleh Ir. Umiyatun Hayati Triastusi M.Sc.

Diketahui dari panitia acara, pagi itu Menhub akan menutup kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang telah dilaksanakan oleh STPI Curug dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang.

STPIRoni Sontani

DPM merupakan Program Strategis Nasional (PSN) sebagai penerjemahan dari Perintah Presiden Republik Indonesia di dalam Nawacita, yaitu negara hadir di tengah masyarakat.

Program gratis dari pemerintah ini sudah dimulai sejak tahun 2015 lalu dengan jumlah yang terbatas. Kemudian mengalami peningkatan jumlah lulusan dan penyediaan anggarannya dari tahun ke tahun.

Tahun 2018 Kementerian Perhubungan mendapatkan penugasan untuk melaksanakan DPM dengan target output sebanyak 100.000 orang lulusan bersertifikat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Target lulusan ini dibagi ke dalam tiga kelompok dan dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelaksanakan Teknis (UPT) di bawah naungan BPSDMP.

Sebanyak 19.000 orang/sertifikat diklatnya diselenggarakan oleh UPT Matra Darat,  61.000 orang/sertifikat diselenggarakan oleh  UPT Matra Laut, dan 20.000 orang/sertifikat diselenggarakan oleh UPT Matra Udara.

STPIRoni Sontani

STPI sendiri melaksanakan DPM dalam tiga bentuk. Pertama Community Development dengan sasaran masyarakat umum, kedua Keselamatan Penerbangan dengan sasaran operator penerbangan perintis serta regulator di pusat dan daerah, dan yang ketiga adalah Revitalisasi SMK dengan sasaran SMK Penerbangan untuk memberikan tambahan kompetensi lulusan.

DPM yang ditutup pada 18 November 2018 ini merupakan bentuk Community Development. Peserta berjumlah total 461 orang berasal dari Kecamatan Keroncong dan Kecamatan Cadas Sari Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Kopo Kabupaten Serang, serta Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Jenis diklat yang dilaksanakan meliputi Teknik Las Listrik Lingkungan Bandara, Teknik Instalasi Listrik Lingkungan Bandara, dan Teknik Perawatan AC Lingkungan Bandara.

STPIRoni Sontani

Kegiatan penutupan DPM dan sosialisasi pencapaian Kementerian Perhubungan disampaikan oleh Menhub di Gedung Serba Guna (GSG) STPI yang kondisinya kini lebih segar dan unik. Salah satuya, adalah dengan penambahan pesawat Tobago TB-10 yang menempel di dinding seperti di sebuah museum pesawat di luar negeri.

Kembali ke kunjungan Menhub Budi ke STPI, turun dari heli ia tak lupa menyalami para penerbang lulusan STPI Angkatan 67 yang sudah mendapatkan diklat gratis tambahan yaitu diklat simulator pesawat A320 dan B737 NG. Tidak lagi menganggur, sebagian besar dari mereka bahkan sudah diterima di maskapai penerbangan dalam negeri.

“Selamat ya. Bagaimana, masih semangat untuk menatap masa depan?” tanya Menhub kepada para penerbang. Elang-elang muda Indonesia itu pun menjawab dengan nada optimistis, “Siappp!!!”

Roni Sontani

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!