Virgin Orbit Segera Luncurkan Roket Pengorbit dari Boeing 747

Peluncuran RoketVirgin Orbit

ANGKASAREVIEW.COM – Tak akan lama lagi roket pengorbit satelit LauncherOne milik Virgin Orbit akan diluncurkan untuk pertama kalinya dari bawah sayap Boeing 747. Persiapan ini telah mulai dilaksanakan pada akhir Oktober ini.

Sistem roket LauncherOne telah diintegrasikan pada sisi sayap sebelah kiri sang jumbojet. B747 sebagai pesawat induknya (mother ship) dinamai sebagai Cosmic Girl.

Sobat AR, Virgin Orbit dimiliki pengusaha eksentrik Richard Branson yang difokuskan dalam bisnis peluncuran satelit kecil ke orbit. Bisnis startosfer Branson lainnya adalah Virgin Galactic yang bergerak dalam jasa membawa turis ke luar angkasa untuk dapat melihat bola bumi dan sensasi melayang di antariksa dalam waktu singkat.

Kembali ke LauncherOne, pembangunan sistem roket ini telah dimulai sejak 2010. Semula akan diluncurkan menggunakan pesawat induk WhiteKnightTwo buatan Scaled Composites.

Namun, dengan adanya perubahan dimensi roket terkait beban muatan yang semula 200 kg ditingkatkan menjadi 400 kg, membuat WhiteKnightTwo tak mungkin lagi digunakan sebagai wahana peluncur.

Virgin Orbit akhirnya menyiapkan mother ship baru yaitu pesawat Boeing 747-400 milik perusahaan satu grupnya, Virgin Galactic. Sebelumnya, pesawat penumpang ini dioperasikan oleh Virgin Atlantic sejak 2001 dan pada 2017 pesawat ini dihibahkan kepada Virgin Orbit.

Sistem roket LauncherOne memiliki dimensi panjang 16 m, diameter roket tingkat pertama 160 cm, dan tingkat kedua 130 cm. Roket tingkat pertama ditenagai mesin NewtonThree (N3) berdaya 327 kN. Sedangkan roket tingkat kedua menggunakan NewtonFour (N4) berdaya 22 kN. Kedua motor roket menggunakan bahan bakar kerosene/LOX.

Peluncuran RoketVirgin Orbit

Dalam misi pengorbitan satelit mini, roket LauncherOne akan dilepaskan dari sayap Cosmic Girl dari ketinggian 10.700 m. Pada tahap ini motor roket tingkat pertama akan menyala dan selanjutnya diteruskan oleh moter roket tingkat kedua.

Muatan satelit sebesar lemari es berbobot 200-300 kg dapat ditempatkan pada orbit 500 km SSO (sun-synchronous orbit) dan muatan 400 kg di 230 km SSO.

Sobat AR, peluncuran pertama LauncherOne dari Cosmic Girl direncanakan pada November 2018 ini. Penerbangan akan dilaksanakan dari lapangan terbang Long Beach, California. Uji coba perdana ini untuk memastikan semua sistem elektrikal, perangkat lunak dan sitem mekanik bekerja dengan baik termasuk integrasi sistem roket dengan sang induknya.

Untuk biaya pengorbitan satelit menggunakan sistem peluncuran horizontal ini sangatlah murah bila dibandingkan dengan peluncuran roket konvesional dengan sisitem vertikal pada umumnya. Virgin Orbit menawarkan harga satu misi sekira 12 juta dolar.

Peluncuran RoketVirgin Orbit

Direncanakan, LauncherOne baru akan melontarkan satelit komersial pertama pada 2021 yang akan dilakukan dari Bandara Cornwall Newquay, Inggris.

Dalam bisnis peluncuran roket horizontal, LauncherOne bukanlah pemain tunggal. Sebagai pesaing terdekatnya adalah sistem roket Pegasus yang akan dilepas dari pesawat induk Stratolaunch yang kini tengah dalam persiapan uji penerbangan perdananya.

Sistem Stratolaunch merupakan gagasan dari Paul G. Allen (pendiri Microsoft) yang sekaligus menjadi pemilikinya. Namun sayang, Allen sendiri tak bisa melihat hasil karyanya tersebut mengudara karena ia telah meninggal pada 15 Oktober lalu.

Rangga Baswara Sawiyya

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!