Wed. Jul 17th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

Dibantu Amerika, Diam-diam India Kembangkan Kapal Induk Bertenaga Nuklir

2 min read
INS VishalYoutube

ANGKASAREVIEW.COM – Di tengah krisis nuklir Rusia dan Amerika Serikat (AS) yang makin memanas, India diam-diam ternyata sedang mengembangkan kapal induk bertenaga nuklir.

India memang sangat membutuhkan kapal induk karena harus selalu siap tempur menghadapi Pakistan dan China.

Satu kapal induk yang dimiliki India, yakni INS Vikramaditya memang sudah beroperasi. Namun kapal induk ini belum bertenaga nuklir.

Setelah memiliki kapal induk INS Vikramaditya, AL India ternyata berambisi memiliki kapal induk nuklir.  Kapal induk kedua yang dinamai INS Vishal itu rencananya akan menggunakan reaktor nuklir yang sudah digunakan oleh kapal selam India, INS Arihant.

Untuk membuat reaktor nuklir yang akan digunakan pada kapal induknya, India memang tidak bekerja sendirian. New Delhi masih disupervisi oleh para tenaga ahli dari AS untuk tahap pembuatan reaktor yang aman bagi operasional sebuah kapal induk.

Jaminan penggunaan reaktor nuklir yang aman ini sangat penting mengingat kapal induk bisa beroperasi secara nonstop di lautan hingga 20 tahun.

Selain bekerja sama dengan para ahli kapal induk dari AS, India juga berkonsultasi dengan para ahli kapal induk nuklir dari Rusia dan Perancis.

Baca: LCA Mk 2 Navy, Tejas Generasi II AL India di Persimpangan Jalan (Bagian 1)

AL India memprediksi, proses produksi kapal induk INS Vishal jika dimulai tahun 2020 maka baru akan rampung pada tahun 2030. Pembuatan kapal induk ini akan disertai dengan produksi jet-jet tempur lokal yang bisa berpangkalan di kapal induk.

Sebagai persiapan, India juga sudah tertarik untuk membeli pesawat intai Northrop Grumman E-2 Hawkeye dari AS yang bisa dioperasikan dari kapal induk.

Pemerintah India sangat berharap  program pembuatan INS Vishal bisa lebih dipercepat untuk mengantisipasi kekuatan militer China yang berkembang demikian pesat.

Jika sudah terwujud, INS Vishal akan menjadi kapal induk raksasa berbobot 65.000 ton yang bisa mengangkut 54 pesawat tempur berbagai jenis dan heli tempur antikapal selam.

Militer AS (Pentagon) juga diberitakan sudah menyetujui penjualan Electromagnetic Rail Gun Aircraft Launch System (EMALS) berikut persenjataan yang dibutuhkan INS Vishal.

A Winardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *