BPM-97, Ranpur Penjaga Perbatasan Reinkarnasi BTR-40

Ranpur Penjaga PerbatasanKamaz

ANGKASAREVIEW.COM – BPM-97 menyandang nama panjang Boyevaya Pogranichnaya Mashina yang berarti ranpur penjaga perbatasan. Sementara dan angka 97 menunjukkan tahun di mana proyek ini mulai dijalankan. BPM-97 adalah sebutan resmi militer Russia untuk kendaraan produksi Kamiskiy Avtomobilny Zavod (KamAZ). Sedangkan pihak pabrikannya sendiri memberinya nama kendaraan ini KamAZ 43269 Vystrel (tembakan).

BPM-97 dirancang untuk menggantikan wahana transportasi utama penjaga perbatasanRusia yang sangat panjang yang selama ini mengandalkan truk serbaguna GAZ-66. Gagasan pengembangannya muncul dari Andrei Nikolaev, Kepala Layanan Penjaga Perbatasan Rusia saat itu.

BPM-97 dibangun berdasar sasis truk serbaguna KamAZ 43269, lambung kendaraan dibangun oleh pabrik Kurgan yang juga pembuat ranpur infanteri BMP-3. Selanjutnya hull lengkap diangkut ke pabrik KamAZ-JSC Remdizel yang berlokasi di Naberezhnye Chelny untuk diintegrasikan dengan komponen otomotif dan peralatan lainnya.

Tingkat rendah produksi BPM-97 dilaksanakan mulai tahun 1999 untuk memenuhi kebutuhan Departemen Dalam Negeri Rusia sebagai kendaraan patroli perbatasan. Pada 2005 ranpur ini juga dipesan oleh negara tetangga yakni Azerbaijan dan Kazakhstan untuk keperluan yang sama.

Meski peruntukan awalnya sebagai kendaraan patroli perbatasan, BPM-97 cocok juga digunakan untuk menjalankan misi escort atau pengawalan logistik, angkut pasukan (APC), ranpur komando, hingga ambulance.

Tahun 2008, varian tempur dipesan oleh Kementerian Pertahanan Rusia untuk digunakan Angkatan Darat sebagai pengganti ranpur kelas berat BTR-80 di unit pengintaian dan operasi khusus.

Selain digunakan untuk militer, BPM-97 juga ditawarkan bagi keperluan sipil sebagai pengangkut bahan peledak untuk pertambangan maupun pengangkut uang atau barang berharga. Kendaraan ini juga digunakan oleh Layanan Penjara Federal sebagai kendaraan kawal.

Ranpur Penjaga PerbatasanVitaly Kuzmin

BPM-97 menyediakan tempat duduk untuk 12 pasukan termasuk sopir dan komandan. Pasukan keluar-masuk melalui pintu di sisi depan atau buritan. Tersedia juga lubang atap palka di kendaraan ini.

Beberapa port tembak disediakan di sisi badan kendaraan guna melaksanakan tembakan dari dalam.  BPM-97 didukung mesin diesel turbocharged KamAZ-740.11 delapan silinder yang menghasilkan daya 240 hp.

Kendaraan ini memiliki kecepatan maksimum pada jalan rata 90 km/jam dan jarak operasional berkisar 1.100 km. BPM-97 dilengkapi central tyre inflation system dan self-recovery winch sebagai perlengkapan standar. Dalam kabin juga dilengkapi fasilitas AC dan alat pemanas ruangan.

Sebagai kendaraan patroli medan berat di lingkungan fisik daratan Rusia yang luas, BPM-97 dirancang dapat beroperasi pada temperatur dingin mulai dari minus 45 derajat Celcius sampai suhu panas 50 derajat Celcius dengan kelembaban udara relatif 98%.

BPM-97 dapat menahan kecepatan angin hingga 30 mps di ketinggian hingga 4.500 meter di atas permukaan. Kendaraan ini memiliki ground clearance yang cukup tinggi yakni 36,5 cm dan mampu mendaki sebuah obyek vertikal 0,6 m dan menyeberangi parit sedalam 1,2 m.

Sebagai ranpur angkut personel, BPM-97 memiliki perlindungan balistik yang mumpuni dengan bagian hull menyeluruh yang tahan terhadap tembakan peluru senapan serbu kaliber 5.56 dan 7.62mm. Bagian Front arc dapat menahan tembakan senapan mesin berat (SMB) kaliber 12,7 mm dari jarak 300 meter dan bagian bawah dapat menolak tumbukan proyektil senapan runduk kaliber 7,62 pada kisaran jarak 30 meter.

Ranpur BPM-97 memiliki lambung berbentuk huruf V untuk meningkatkan perlindungan para kru terhadap ledakan ranjau darat atau bahan peledak improvisasi. Kendaraan dapat dilengkapi dengan pelat zirah tambahan setebal 16 mm untuk tingkat perlindungan balistik yang lebih kuat.

Ranpur Penjaga PerbatasanVitaly Kuzmin

Persenjataan pilihan yang bisa diusung BPM-97 pada kubah berputar di atapnya adalah SMS kaliber 7,62 mm, SMB Kord 12,7 dan KPVT kaliber 14,5 mm atau pelontar granat otomatis AGS-30 kaliber 30 mm. Bisa juga ditambahkan rudal antitank dan peluncur untuk granat asap. Sebagai opsional ditawarkan sistem menara bersenjata dengan pengendalian tembak dari dalam kabin (RCWS).

Ranpur ini juga dapat dilengkapi sebuah kubah menara satu orang (one-man turret) yang biasa digunakan ranpur BTR-80 lengkap dengan kanon 30 mm. Fasilitas pelengkap lainnya adalah perangkat pemindai gerak 360 derajat untuk mengawasi situasi luar serta sistem navigasidan komunikasi berbasis satelit.

Selain varian 4X4, KamAZ melansir varian 6X6 yang mendapat julukan SBA-60-K2 Bulat. Kendaraan ini dikembangkan dengan dana pribadi perusahaan pada 2011 silam. Untuk varian ini tersedia juga model atap kompartemen yang lebih tinggi sehingga ruang dalam kabin penumpang terasa lebih lega. Ranpur ini memiliki bobot lebih berat 5 ton dibanding versi 4X4 yang hanya 10 ton.

Secara siluet, tampilan BPM-97 4X4 sepintas bagai sosok ranpur BTR-40 sedang SBA-60-K2 6X6 mewarisi karakter ranpur BTR-152 peninggalan era Uni Soviet.

Kehebatan dan ketangguhan keduanya mungkin tak perlu disangsikan lagi. Namun demikian, masih perlu butuh waktu bagi keduanya untuk bisa membuktikan diri sebagai kendaran yang pantas menggantikan posisi ranpur battle proven legendaris BTR-40 dan BTR-152 sebagai reinkarnasinya.

Rangga Baswara Sawiyya

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!