Sebelum Jatuh, Su-27UB Ukraina Demo Manuver Terbang Rendah di Atas Landasan

Su-27UBDefence Blog

ANGKASAREVIEW.COM – Latihan Gabungan Multinasional “Clear Sky 2018” yang digelar Ukraina dengan Amerika Serikat dan negara-negara NATO memakan korban jiwa. Dua pilot dari Angkatan Udara Ukraina dan Garda Udara Nasional (ANG) Angkatan Udara AS (USAF) ditemukan tewas bersama jatuhnya pesawat Su-27UB milik AU Ukraina, Selasa (16/10/2018).

Saat kejadian, kedua pilot sedang mengawaki pesawat kursi ganda bernomor 70 itu.

Su-27UB jatuh di Desa Ulaniv antara Berdychic dan Khmilyk berjarak 185 mil tenggara ibu kota Ukraina, Kiev sekira pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam pernyataanya Selasa petang pejabat militer Ukraina mengatakan, pesawat jatuh saat melaksanakan latihan terbang tempur. Petugas SAR segera diluncurkan menuju tempat kecelakaan sesaat setelah musibah terjadi.

Beberapa hari sebelum peristiwa naas terjadi, Su-27UB diberitakan situs Defence Blog melakukan demo terbang rendah (low pass) di atas permukaan landasan. Portal militer ini bahkan mengunggah beberapa foto hasil jepretannya langsung dari lokasi latihan di Starokostiantyniv Air Base, Ukraina.

Su-27UBDefence Blog

S-27UB (70 Blue), tulisnya, terbang rendah dan sangat memukau di depan area penonton. Meski begitu ditambahkan, pilot-pilot Ukraina terbiasa melakukan manuver ini dan karenanya mereka kerap mendapat apresiasi sangat tinggi di ajang-ajang penerbangan internasional.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Petro Poroshenko yang datang langsung meninjau latihan menyatakan kebanggaannya melihat profesionalisme penerbang-penerbang tempur negaranya.

“Lima tahun lalu, pesawat-pesawat kami berkarat di landasan dan pilot-pilot kami sudah lupa tentang langit (tidak terbang). Tapi sekarang, kalian berkesempatan melihat profesionalisme pilot-pilot kami, prajurit kami. Mereka melaksanakan tugas yang sangat sulit dilakukan oleh mitra-mitra mereka dari negara lain,” ujar Poroshenko kepada wartawan.

Su-27UBF-15C/USAF

Clear Sky 2018 merupakan latihan gabungan multinasional yang melibatkan 950 personel dari sembilan negara yaitu Belgia, Denmark, Estonia, Belanda, Polandia, Rumania, Ukraina, Inggris dan Amerika Serikat. Latihan terbesar yang dilaksanakan Ukraina sejak empat tahun terakhir ini melibatkan 50 pesawat dari negara-negera peserta. AS antara lain menurunkan jet tempur rival Su-27, yakni F-15C.

Latihan yang dilaksanakan sejak 8 Oktober dan akan berakhir pada 19 Oktober 2018 ini adalah untuk meningkatkan interoperabilitas antara Angkatan Udara dan Angkatan Darat Ukraina dengan Angkatan Udara AS dan negara-negara NATO.

Roni Sontani

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!