Era Industri 4.0 Tuntut Manpower Bermental Adaptif dan Berdaya Saing

sipencatarSTPI

ANGKASAREVIEW.COM – Perkembangan industri 4.0 merupakan suatu revolusi digital yang sangat signifikan dan disruptif. Untuk itu diperlukan manpower (SDM) yang memiliki mental adaptif, berdaya saing serta tetap teguh dalam keimanan yang kuat.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengembanga SDM Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, Ir Ummiyatun Hayati Triastuti, M.Sc dalam sambutannya saat Sidang Senat Terbuka di Upacara Yudisium kelulusan Program Diploma Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug di Gedung Serba Guna kampus, Jum’at (14/9/2018).

Kepada 251 Taruna-taruni calon wisudawan itu Hayati menjelaskan, dalam era ini setiap individu harus fokus terhadap apa yang menjadi tujuan dan menjadi visi dari setiap program kerjanya. Dengan begitu, tidak mudah dideviasikan dengan kepentingan kepentingan yang menjauhkan dari keberhasilan.

industriERY

Ia menegaskan, menjadi digital leader bukanlah hal yang tidak mungkin, namun perlu persiapan mental yang kreatif dan inovatif. Ia mengingatkan para lulusan agar tidak selalu terjebak dengan zona nyaman.

“Setiap lulusan memiliki peluang besar dalam memimpin dunia transportasi di masa mendatang. Untuk itu, raihlah kesempatan tersebut dan memantaskan diri sebagai seorang pemimpin,” cetus Ati, sapaan akrabnya.

Berbekal pendidikan yang selama ini didapat dari kampus, Ati yakin mereka telah memiliki keahlian dan kecakapan. Kemudian ditambah dengan pendidikan karakter yang telah tertanam pada jiwa mereka, Ati menekankan kepada peserta yudisium bahwa peluang tersebut sangatlah besar untuk mereka raih.

Baca Juga:

Ubah Pola Lama, Lulusan STPI Terserap di BUMN Saat Wisuda Terpadu 2018

Hingga Akhir 2018 STPI Curug Masih Selenggarakan Diklat Gratis untuk Ribuan Masyarakat

Kepada pejabat kampus Ati juga berpesan, sebagai pusat unggulan, STPI harus selalu berinovasi, adaptif, akuntabel serta berdaya saing untuk mendapatkan lulusan yang dapat diterima oleh stakeholder yang sebagian sudah go international.

Yudisium STPI Curug tahun ini diikuti oleh 10 angkatan dari sembilan Program Studi (Prodi). Prodi TNU angkatan ke-22 meluluskan 23 orang peserta didik, LLU-22 A/B 46 orang, TMB-8 14 orang, TBL-8 17 orang, PA-14 16 orang, KP -11 22 orang, OBU-11 21 orang, Penerbang Yaptap-67 41 orang, Penerbang Yaptar-67 6 orang, Penerbang Yaptap-68 45 orang.

(ERY)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!