Ubah Pola Lama, Lulusan STPI Terserap di BUMN Saat Wisuda Terpadu 2018

wisudaSuharso Rahman

ANGKASAREVIEW.COM – Mungkin wisuda terpadu tahun ini terasa agak berbeda dari pola yang sudah terbentuk sebelumnya, Sobat AR. Bila dulu mereka setelah wisuda kembali ke kampung halaman masing-masing lalu mencari pekerjaan sendiri. Tahun ini, tepat di hari wisuda mereka telah tahu terserap di BUMN impian mereka.

“Wisuda terpadu ini kita ubah polanya, dalam arti, mereka kan setelah ini akan mencari lapangan kerja. Setelah wisuda mereka akan kembali lagi ke kampung halaman mereka kemudian nanti ketika ada tes kembali lagi ke Jakarta. Ini polanya yang kita ubah, berkoordinasi dengan stakehoklder, yakni Angkasa Pura I, Angkasa Pura II dan AirNav Indonesia,” terang Ketua STPI Curug Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM, kepada Angkasa Review, Senin (3/9/2018).

Dijelaskannya, ia memohon kepada ketiga BUMN tersebut agar pola rekrutasi itu diubah sebelum wisuda. Sebelum wisuda para calon wisudawan mengikuti tes, sehingga sebelum wisuda dimulai telah dikantongi nama-nama lulusan yang diterima menjadi pegawai mereka.

“Jadi ketika nanti diterima sebagai pegawai, syarat yang belum diterima hanya ijazah saja. Kalau lisensi kompetensi dan kemempuan sudah, hanya ijazah saja (yang belum). Sehingga, ini akan lebih menghemat waktu bagi smeua pihak dan ada kepastian juga bagi lulusan,” tegasnya.

Sobat AR, menurutnya, inilah yang sebenarnya (yang dulu dikatakan) Sekolah Ikatan Dinas dan tinggal merubah pola lama dengan trobosan metode waktu perekrutan tersebut.

Ia menerangkan, hal ini tentu sudah dibicarakan dengan pihak-pihak terkait. Para calon wisudawan juga sedang menjalani rangkaian tes penerimaan. “Untuk lulusan tahun ini sudah dimulai pola tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga:

Hingga Akhir 2018 STPI Curug Masih Selenggarakan Diklat Gratis untuk Ribuan Masyarakat

Diklat DPM Gratis, STPI Curug Cetak Ratusan Masyarakat dan Puluhan Pelajar SMK Penerbangan Se-Indonesia Berketerampilan Khusus

Novy, sapaan akrabnya, mengharapkan pengumuman kelulusan seleksi dapat terlaksana sebelum hari H widusa terpadu (20/9/2018).

“Nanti dilihat, acara tambahan memungkinkan atau tidak. Rencananya, kalau pihak BUMN ada kesediaan waktu akan ada penyerahan pegawai baru kepada mereka. Hal ini tentu perlu dikoordinasikan dengan sekolah matra lainnya,” tambahnya.

Namun ia menyebutkan, saat ini penyerapan lulusan tersebut baru bekerja sama dengan AP I, AP II dan AirNav saja dan belum menggandeng maskapai untuk lulusan penerbang.

Sobat AR, khusus yang penerbang, setelah ini mereka mengikuti diklat penambahan kompetensi seperti yang telah dilakukan sebelumnya terhadap 45 lulusan D2 Penerbang STPI. Mereka akan digodog lagi untuk dibekali dua kompetensi, yakni Airline Transport Pilot License (ATPL) Ground dengan multi-engine atau simulator (tipe rating A320/ B737NG).

wisuda terpaduSTPI

Wisuda Terpadu tahun ini rencananya akan digelar di Silang Selatan Monumen Nasional (Monas) dan akan diikuti oleh 2.223 peserta wisuda dari 15 sekolah (tiga matra) di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dalam rangkaian acara, akan dilaksanakan juga pelantikan perwira transportasi 2018. Rencananya sebanyak 2.420 orang akan dilantik, terdiri dari 689 orang dari matra udara, 1.095 orang dari matra laut dan 636 orang dari matra darat.

(ERY)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!