Sisarhanud Jarak Pendek PASARS-16, Terminator dari Serbia Cocok Buat TNI AD

Serbian MoD

ANGKASAREVIEW.COM – Kementerian Pertahanan Republik Serbia baru saja merilis citra uji coba dari sistem artileri pertahanan udara (sisarhanud) jarak pendek PASARS-16 yang dikenal sebagai Terminator. Latihan tembak langsung tersebut dilakukan oleh Brigade Udara ke-92 dari Angkatan Udara & Pertahanan Udara Serbia (SAFAD).

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Kemhan Republik Serbia, PASARS-16 berhasil melakukan uji coba tembakan pertama kalinya menggunakan kanon serbaguna kaliber 40 mm yang dilaksanakan di area Pasuljanske Livade Training Range pada 11 Juli 2018.

Selama pengujian penembakan tersebut, PASARS-16 dipasangkan dengan sistem radar pertahanan udara M85 Zirafa, yakni radar Ericsson Giraffe M75 yang dipasang pada truk FAP 2026 buatan Serbia. Kendaraan ini juga sekaligus bertindak sebagai wahana komando dan kendali (Command & Control).

Sobat AR, PASARS-16 mulai diperkenalkan ke publik pertama kali pada 22 Oktober 2016 bersamaan dengan hari perayaan pembebasan kota Novi Sad dari dari pendudukan tentara Nazi Jerman. Terminator ditampilkan dengan sejumlah alutsista lain milik militer Republik Serbia.

Sistem hanud Terminator dirancang oleh Institut Teknik Militer Beograd bekerja sama dengan perusahaan manufaktur PPT-Namenska AD, Srboauto serta pabrik Zastava-Kamioni yang menyediakan unit sasis truk lapis baja FAP-2026 BS/AV berpenggerak 6X6 yang telah dimodifiaksi.

Jelajah operasional truk 6×6 FAP-2026 BS/AV pengusung sistem arhanud Terminator mencapai 800 km. Kendaraan dan sisitem tempur berbobot mencapai 17 ton ini digerakkan ditenagai mesin diesel berdaya 260 hp yang mampu melarikan kendaraan dengan kecepatan maksimum 100 km/jam di jalan datar dan melibas jalan off road 25 km/jam.

Serbian MoD

Kabin truk berawak dua orang yang ditempati pengemudi dan komandan, terlindung dari tumbukan pelor hingga kaliber 12,7 mm dan tahan terhadap serpihan ledakan munusi artileri. Sedangkan operator senjata duduk di dalam kabin terpisah di sebelah sisi kiri stasiun senjata.

Stasiun senjata ditempatkan di belakang truk yang dapat berputar 360 derajat. Sebagai penggebuk, PASARS-16 mengandalkan kanon otomatis L70 kaliber 40 mm buatan Bofors-Swedia dengan rate of fire 300 putaran/menit. Sudut elevasi kanon mulai -4 hingga tegak 90 derajat, mampu menghantam sasaran darat dan sasaran udara hingga jarak 4.000 m.

Kanon Bofors L70 digunakan untuk melumat sasaran yang terbang tak terlalu tinggi dan berkecepatan rendah/sedang seperti helikopter, pesawat militer bermesin turboprop, maupun berbagai jenis drone. Sedangkan untuk pesawat lawan yang terbang cepat dan tinggi diatasi menggunakan rudal RLN-1C buatan dalam negeri Serbia.

Sobat setia AR, berkisah mengenai dua rudal permukaan ke udara yang diusung di sebelah sisi kanan stasiun senjata, rudal ini tak lain aslinya adalah rudal udara ke udara jarak dekat P-13M yang biasa diusung jet tempur buatan Rusia (Uni Soviet). Rudal RLN-1C mampu menggasak jet tempur sejauh 12 km pada ketinggian maksimum 8.000 m dengan kecepatan luncur 800 m/detik.

Serbian MoD

Sebagai kelengkapan pendukung, di sebelah kanan kabin PASARS-16 ditempatkan perangkat berayun dengan peralatan opto-elektronik. Tidak ada informasi rinci tentang perangkat ini, namun digadang sistem PASARS-16 Terminator menerima satu set kamera video, pencari imager termal dan laser range finder.

Diperkirakan serangkaian uji coba sistem pertahanan Terminator baru akan selesai pada akhir tahun 2018 ini. Setelah itu akan diadopsi pertama kali oleh satuan artileri pertahanan udara Angkatan Darat Republik Serbia dan juga akan di tawarkan ke negara lain.

Nah berkaitan dengan PASARS-16 untuk ekspor, apakah kelak militer Indonesia juga berminat? Peluang tentu saja terbuka. Seperti kita ketahui, satuan Arhanudri TNI AD juga masih mengandalkan kanon serupa yakni L70 buatan Bofors kaliber 40 mm yang ditarik oleh truk serta memiliki kanon tarik komposit Zur 23 mm yang disandingkan dengan sepasang rudal darat udara jenis Grom. Jadi, apakah TNI AD berminat?

Rangga Baswara Sawiyya

Bagikan ini :

One Response to Sisarhanud Jarak Pendek PASARS-16, Terminator dari Serbia Cocok Buat TNI AD

  1. Sukhoi tak pernah ingkar janji (kecuali lg khilaf) berkata:

    Nggak ah….mending pake rbs-70 ng dipasangkan dg radar giraffe 1x.

    Kanon bofors 40 mm keluaran lama kalo gak bisa nembakin ammo airburst, pasti kewalahan buat mangkal serangan udara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *