Alat Komunikasi Satelit Militer, Ketika Ukuran Bukan Lagi Masalah

Soldiersystems

ANGKASAREVIEW.COM – Pada era 1950-an hingga 1980-an, alat komunikasi satelit militer merupakan barang mewah. Selain bernilai ekonomis tinggi, komunikasi satelit berukuran sangat besar. Untuk mengoperasikannya pun terhitung merepotkan, karena membutuhkan generator dan antena berbentuk parabola yang berukuran besar. Sehingga, dibutuhkan banyak personel untuk mengoperasikan radio komunikasi satelit militer.

Perkembangan teknologi membuat segalanya menjadi mudah. Perangkat komunikasi berbasis satelit militer didesain dengan bentuk yang kompak. Apalagi bagi pasukan khusus yang beroperasi di belakang garis pertahanan lawan.

Seringkali peralatan radio satelit membutuhkan daya yang sangat besar. Membawa batere dalam jumlah banyak sangat merepotkan tentunya. Padahal, dalam sebuah misi tempur, membangun komunikasi yang efektif antar-elemen tempur sangat penting.

PTX-SPM-622 Squad Power Manager lansiran Protonex, memberikan solusi untuk pasukan militer. Alat ini dirancang sangat lengkap. Mulai dari panel solar cell, pengatur catu daya listrik, UPS, hingga kabel yang kompetibel dengan berbagai peralatan elektronik spesifikasi militer. Uniknya alat ini dapat digunakan untuk mengisi ulang batere laptop.

ptx

Protonex juga merancang tas yang dapat membawa seluruh peralatan PTX-SPM-622 Squad Power Manager.

Pengoperasiaanya pun terhitung sangat ringkas. Operator hanya cukup membuka kancing khusus yang secara otomatis membuka seluruh tas. Semua peralatan tersebut dirancang dengan ukuran yang cukup “kecil”, sehingga prajurit tidak dibebankan dengan peralatan yang berukuran besar. Kini ukuran bukan lagi masalah.

(RND)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *