Wed. May 15th, 2019

Makin Ganas, Rafale Bakal Dilengkapi Senjata Baru Ini

2 min read
perancisDassault

ANGKASAREVIEW.COM – Di kelas penempur mesin ganda, jet omnirole Dassault Rafale dari Perancis punya nama yang cukup populer dan diperhitungkan. Sang bintang pada Operation Harmattan di Libya tahun 2011 ini mampu melaksanakan penyerangan tanpa dukungan pesawat SEAD (suppression of enemy air defenses) dan hanya mengandalkan sistem peringatan dan pertahanan diri SPECTRA.

Untuk berjaga-jaga menghadapi musuh di udara, Rafale dilengkapi empat rudal udara ke udara jarak menengah MICA (Missile d’interception, de combat et d’autodéfense) atau kadang ditulis Mica. Senjata buatan MBDA ini merupakan rudal multi-target karena dilengkapi sistem thrust vectoring control (TVC), segala cuaca, dan fire-and-forget. Tinggal diluncurkan, MICA akan mengejar sasaran dengan kecepatan 4 Mach hingga jarak 50 km (udara ke udara).

Dikembangkan pertama kali pada 1991 dan masuk dinas operasional tahun 1996, kini Perancis merasa perlu memiliki generasi penerus MICA yang dinamai MICA NG. Rudal terbaru inilah yang untuk pengembangannya telah mendapat lampu hijau alias persetujuan dari Direction Générale de l’Armement (DGA) atau Badan Akuisisi Pertahanan Perancis.

Sobat AR, tertanggal 24 Juli 2018 maklumat itu telah dikeluarkan oleh DGA. Dengan demikian, Rafale akan segera memiliki senjata baru yang lebih ganas dari pendahulunya. Senjata ini juga diproyeksikan dapat digunakan oleh jet tempur Mirage 2000-5 versi terakhir.

DGA menjelaskan, sistem modifikasi hanya diperlukan pada bagian dalam dari jet tempur Rafale. Artinya, tidak akan ada perubahan struktur untuk bagian eksternal pesawat. Pengembangan MICA NG akan dilakukan oleh koalisi MBDA, Safran, dan Thales yang akan ikut membantu setengah dari pendanaan risetnya.

Sama seperti rudal sebelumnya, rudal MICA baru ini nantinya akan dibuat dalam dua varian berdasarkan sistem pemandunya, yaitu pemandu inframerah dan sitem penjejakan radar aktif. Sementara dari jenis wahana peluncurnya, MICA NG juga akan dibuat untuk jenis rudal udara ke udara dan rudal darat ke udara. Dijadwalkan, MICA NG akan menopang kebutuhan AU dan AL Perancis mulai 2026.

Selain Rafale dan Mirage 2000-5 versi terakhir, rudal MICA NG dapat saja digunakan pada penempur lainnya seperti Mirage F-1 atau F-16 Block 60 sekalipun. Syaratnya cuma satu, sistem di pesawat telah di-upgrade sehingga dapat terintegrasi dengan MICA NG. Perancis memang akan membebaskan rudal ini untuk diekspor, baik kepada pengguna Rafale maupun pengguna pesawat lain.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *