The Det, Pasukan Siluman Inggris Pemburu Data Intelijen Kelompok Pemberontak

Istimewa

ANGKASAREVIEW.COM – Sobat AR, kali ini redaksi Angkasa Review akan membahas tentang 14th Intelligence Detachment, sebuah satuan rahasia milik Angkatan Bersenjata Inggris. Detasemen ini memiliki tugas yang terbilang unik, yaitu sebagai pasukan pemburu data intelijen dari kelompok pemberontak.

The Det atau 14th Intelligence Detachment atau 14 Intelligence Company atau 14 Intelligence atau 14 INT dibentuk ulang tahun 2005. Jauh sebelum itu  pada 1972 Angkatan Bersenjata Inggris telah memiliki sebuah pasukan yang mempunyai tugas serupa.

MRF (Military Reconnaissance Forces), pasukan ini beroperasi saat konflik di Irlandia Utara. Namun pada akhirnya unit ini dibubarkan menyusul insiden penyusupan agen intel dari pasukan pemberontak Irlandia Utara atau IRA. Penyusupan agen IRA membuat sejumlah pasukan MRF tewas meregang nyawa. Sehingga, Angkatan Bersenjata Inggris memutuskan membentuk organisasi baru.

Militer Inggris menyusun unit baru yang memiliki kualifikasi ala pasukan khusus, tetapi dengan kemampuan mengumpulkan data intelijen. Pada awal pembentukan, The Det berisi personel dari SAS (Special Air Service) dan SBS (Special Boat Service). Setelah proses seleksi personel baru mulai berjalan, The Det menerima personel dari semua kalangan termasuk wanita.

Seperti pembaca Angkasa Review tahu, wanita sangat jarang dan nyaris tidak mungkin bergabung ke dalam komunitas pasukan khusus. Alasannya, adalah keterbatasan dalam menerima pelatihan bersifat fisik dan mental yang tergolong sangat keras dan cenderung brutal. Namun tidak bagi The Det, satuan intai ini memberi kesempatan kepada kaum hawa untuk berkontribusi menjadi pasukan intelijen.

Materi seleksi pun tidak jauh berbeda dengan pasukan khusus lainnya. Teknik intai intelijen, kemampuan fotografi, CQB (Close Quarters Battle), kemampuan berbahasa asing, dan teknik mengemudi taktis ikut dilatihkan. Walau dilatih kemampuan menembak, The Det sebisa mungkin menghindar dari pertempuran intensitas tinggi. Sebab, The Det memang dirancang tidak untuk bertempur, melainkan untuk mencari info intelijen utamanya dari kelompok pemberontak.

Ala James Bond

Pinterest

Soal peralatan dan persenjataan yang dipakai oleh The Det, kompi intelijen ini hampir memiliki kemiripan dengan agen kondang 007 James Bond.

Bagi personel The Det, pistol sangat memegang peranan penting. Dengan senjata genggam ini seorang personel The Det mampu bertahan dalam penyamaran. Bentuk pistol yang kecil, mempermudah The Det untuk menyembunyikannya di balik celana maupun jaket. Pistol macam Walther PPK dan Browning High Power, adalah senjata favorit pasukan intai ini.

Namun juga tidak diharamkan, jika The Det menggunakan senapan macam G3KA4 dan HK MP5K. Senjata tersebut menjadi andalan ketika The Det harus menghadapi serangan saat sedang melaksanakan misi pengintaian. Di luar pistol dan senapan, di tangan personel The Det pisau pun menjadi senjata yang sangat mematikan.

Hampir sama dengan agen kondang James Bond, personel The Det juga dilengkapi dengan microphone dan earphone untuk berkomunikasi dengan anggota lain. Alat tersebut sangat vital digunakan saat operasi pengintaian. Tentunya radio yang digunakan The Det memiliki teknologi enkripsi sehingga sulit disadap.

Bagian menarik lainnya dari The Det untuk dibahas adalah mobil. Yap, walaupun pasukan intelijen ini sering beroperasi tersamar, The Det membutuhkan sebuah kendaraan yang dapat mendukung operasi tersebut. Uniknya mobil yang mereka gunakan sangat mirip dengan kendaraan warga sipil. Namun jika dibedah, sangatlah canggih!

Q adalah sebutan kendaraan andalan The Det. Q memiliki beragam kecanggihan, salah satunya terdapat alat komunikasi superkuat dan anti-jammer. Q juga dilengkapi kamera canggih tersembunyi untuk melaksanakan photo recon. Lampu rem dari Q dapat dimatikan, fungsinya adalah agar agen intelijen lawan tidak bisa menebak arah pergerakan mobil.

Mobil ini juga dilengkapi dengan alat khusus yang membuat Q tidak mudah dihidupkan mesinnya. Sobat Angkasa Review pasti bertanya-tanya apa fungsi dari fitur tersebut? Alat tersebut ditanamkan ke dalam Q agar kendaraan ini tidak gampang dicuri atau direbut oleh lawan. Q juga memiliki alat pendeteksi bom sehingga mampu menghindari sergapan bom mobil.

Sebagai kendaraan ‘tempur’, Q dilapisi dengan kevlar untuk melindungi operator dari tembakan dan serangan. Bahkan Q dilengkapi dengan alat pelontar granat kejut agar musuh tidak dapat mengejar dan terdisorientasi.

(RND)

Bagikan ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!