Sudah Terima 10 Unit, Italia Ragu Lanjutkan Pembelian F-35 ke Lockheed Martin

lockheed martin Rennett Stowe

ANGKASAREVIEW.COM – Angkatan Udara Italia saat ini telah menerima 10 unit jet tempur F-35 Lightning II. Dalam program jangka panjang yang telah ditandatangani, secara total Italia membeli 90 unit pesawat tempur berkemampuan siluman besutan Lockheed Martin ini. Namun negara ini memutuskan untuk tidak membeli lagi jet tempur generasi kelima ini.

Dalam sebuah tayangan wawancara televise lokal, La 7, Menteri Pertahanan (Menhan) Italia Elisabetta Trenta menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan apakah akan melanjutkan komitmen dalam kontak tersebut.

“Kami tidak akan membeli F-35 lagi. Kami sedang menilai apa yang harus dilakukan terkait kontak yang telah ada,” ujar Trenta.

Baca Juga:

Singapura Kaji F-35 STOVL untuk Ganti F-16

Beli 37 F-35A, Unit ke-9 Pesanan Belanda Mulai Dirakit di Italia

Ia menekankan bahwa perawatan pesawat yang dipesan dapat menyedot biaya yang cukup besar. Selain itu, ia juga fokus terhadap keunggulan teknologi dan penelitian yang berkaitan dengan pesawat yang sedang berjalan di negaranya. Karena hal tersebut akan berdampak kepada sektor pekerjaan yang mungkin akan lenyap.

“Mengingat kontak yang ada dan sudah ditandatangani oleh pemerintah sebelumnya, kami melakukan penilaian yang cermat dan secara eksklusif mempertimbangkan kepentingan nasional,” tegasnya.

Namun ia memandang bahwa F-35 masih memiliki kontribusi untuk Italia. Karena Lockheed Martin memiliki fasilitas perakitan dan uji akhir (FACO) F-35 di Cameri, Italia. Ia menaksir, proyek ini akan dapat memperluas pembelian pesawat serta menjadi investasi sumber daya dalam proyek pertahanan Eropa.

Beberapa negara yang telah menandatangani kontrak pembelian F-35 antara lain Turki, Israel, Norwegia, Jepang, Belanda, Inggris dan Australia.

F-35 merupakan program pembelian Departeman Pertahanan yang paling mahal. Nilai kontaknya lebih dari 200 dolar AS. Rata-rata kontak yang ada akan memproduksi dan mengirim pesawat hingga tahun 2038.

(ERY)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *