Mengenal Pocket Gunship Buatan Rusia, Pesaing Combat Caravan

Vitaly Kuzmin

ANGKASAREVIEW.COM – Bila Amerika memilik ‘pocket gunship’ berupa Cessna AC-208B Combat Caravan, maka Rusia yang menjadi peseterunya juga memiliki padanannya yakni Rysachok (bahasa Inggris berarti Racehorse) yang dirancang oleh Scientific Commercial Firm (SCF) Technoavia. Pesawat intai dan serang darat ringan ini dibangun berdasar pesawat penumpang sipil.

Rysachok versi bersenjata ini tampil perdana dalam pameran kedirgantaraan MAKS 2013 di Moskow. Pesawat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan Kementerian Pertahanan Rusia yang sedang mencari pesawat patroli & pengintaian, SAR, dan sekaligus bisa dijadikan pesawat latih.

Pesawat yang mengadopsi sayap model rendah ini dilengkapi sepasang bermesin turboprop Walter M601F  berdaya masing-masing 780 hp. Kecepatan maksimumnya 400 km/jam, ketinggian terbang maksimum 6.000 m, dan jangkauan mencapai 2.000 km atau endurance selama 9 jam 30 menit. Rysachok cukup diawaki satu pilot plus dua awak misi dengan muatan hingga 1.500 kg.

Versi serang intai Rysachok terbilang sangat minim persenjataan, hanya dilengkapi sepasang tabung peluncur roket yang menggantung di bawah dadanya dan terletak di antara bilah kitiran mesinnya. Tak dibekali rudal udara ke permukaan seperti AC-208B Combat Caravan.

Sejak kemunculan pertama pada 2010, baru lima unit Rysachok yang telah dibuat. Tiga unit digunakan sebagai pesawat uji terbang termasuk varian bersenjata. Produksi dilaksanakan oleh pabrik pesawat Smolensk Aviation Plant (SmAZ) yang berada di Kuybyshev, Rusia. Hingga kini belum ada kabar pemesanan untuk Rysachok bersenjata dari Kemhan Rusia.

Sejatinya Rysachok bersenjata bukanlah karya pertama SCF Technoavia. Perusahaan yang didirikan oleh Vyacheslav Kondratiev pada 1991 ini juga pernah membuat pesawat patroli bersenjata berbasis pesawat ringan serbaguna SM-92 Finist bersayap model tinggi dengan roda pendarat model tetap.

Vitaly Kuzmin

Varian bersenjata yang mendapatkan nama resmi SM-92P (military patrol) ini ditawarkan pada Layanan Garda Perbatasan Federal Rusia (FBGS) sebagai pesawat patroli sepanjang garis perbatasan negara. Tampil perdana di hadapan publik pada digelaran MAKS 1995.

SM-92P diawaki tiga 2-3 orang. Persenjataan yang diusungnya terbilang mumpuni, dilengkapi tiga senapan mesin PK kaliber 7,62 mm, dua dipasang tetap pada tiang di atas roda pendarat utama dan sebuah dioperasikan dari dalam kabin. Pada tiang senjata yang sama tersedia dua tabung B-8V7 berisi tujuh batang roket seri S-8 serta dua bom seberat 100 kg di bawah dadanya.

Seri awal SM-92 Finist masih ditenagai mesin radial tunggal Vedeneyev M14P sembilan silinder berdaya 360 hp. Kecepatan maksimumnya mencapai 280 km/jam, ketinggian terbang hingga 3.000 m, dan jangkauan operasi 1.300 km atau endurance selama 7,5 jam ‘nongkrong’ di udara.

SM-92P mulai dievaluasi oleh Layanan Garda Perbatasan Federal Rusia pada tahun 1995. Namun sayang, tak ada informasi terkait mengenai kelanjutan proyek pesawat patroli bersenjata ringan ini, apakah berlanjut hingga masuk jalur produksi atau terhenti sebatas purwarupa saja.

RANGGA BASWARA SAWIYYA

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *