Dua Jaguar Pengintai Asal Perancis Tampil Perdana di Habitat Barunya

jaguarJane's 360

ANGKASAREVIEW.COM – Dua prototype pertama kendaraan pangintai terbaru Angkatan Darat (AD) Perancis, Jaguar 6×6 tampil untuk pertama kalinya di habitat baru mereka. Selama penyelenggaraan Eurosatory 2018 di Paris, 11-15 Juni, keduanya tampil secara terpisah.

Jaguar merupakan rantis yang dikembangkan oleh perusahaan konsorsium perancis yang terdiri dari Nexter Systems, Renault Truck Defense (akhir Mei lalu menjadi Arquus) dan Thales. Salah satu Jaguar ditampilkan di stan eksternal Nexter Systems (B170) dan satu lainnya di stan DGA (F20) yang ada di Hall 5A.

Jaguar merupakan bagian penting dari moderniasasi dan transformasi proyek SCORPION AD Perancis. Proyek ini bertujuan untuk menghubungkan konektivitas antara kendaraan darat platform berawak dengan wahana udara tanpa awak.

Jaguar hijau ini kabarnya akan menempati posisi yang telah lama diduduki AMX-10RCR dan mobil lapis baja Sagaie. Kedua kendaraan tersebut hingga kini tercatat telah mengabdi selama 35 tahun kepada AD Perancis.

Baca Juga:

Kendaraan Water Cannon Sabhara Polri, Hasil Kemitraan Pindad dengan Tata Motors dari India

Cavalier Asal Pakistan Ekspor Perdana Rantis Interceptor 4X4 untuk Bahrain

Rencana awal, AD Perancis mengharapkan pengiriman 248 unit Jaguar. Seiring berjalannya waktu, angka kebutuhan membengkak menjadi 300 unit. Jika semua berjalan sesuai rencana, paling tidak pada tahun 2025 setengah dari angka kebutuhan tersebut sudah bisa didapatkan AD Perancis.

Soal persenjataan, rantis intai ini dipersenjatai kanon CTAI 40mm Cased Telescoped Armament System (CTAS) dan senapan mesin kendali jarak jauh (remote weapon station/RWS) 7.62mm yang dipasang di bagian atap.

Untuk mengunci target di kejauhan, rantis ini dilengkapi dengan dua set misil pandu anti-tank MBDA Missile Moyenne Portée (MMP) yang terintegtasi di sisi kanan turret. Senjata ini mampu menjangkau hingga jarak 4.000 meter. Munisinya dilengkapi hulu ledak high-explosive anti-tank (HEAT) yang mampu memusnahkan target yang dilengkapi dengan explosive reactive armour (ERA).

Baik komandan dan penembak didukung dengan sistem pengamatan yang stabil nan canggih dari SFRAN yang mencakup day/thermal channels dan a laser rangefinder.

Tubuh Jaguar juga disematkan Scorpion Combat Information System (SCIS) buatan Bull Atos Technologies. Perangkat ini disinyalir akan menggantikan lima sisyem yang saat ini digunakan AD Perancis. Selain itu, mesin intai darat ini juga dilengkapi dengan sistem radio terbaru dari Thales.

(ERY)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!