Bantu Kelancaran Arus Mudik, Basarnas Turun Langsung Kerahkan 6 Heli dan 114 Kapal

Angkasa Review

ANGKASAREVIEW.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas mengerahkan enam helikopter dan 114 kapal negara guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 1439 H.

Kepala BNPP Marsdya TNI M. Syaugi menyatakan, sesuai UU No.29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, tugas Basarnas adalah mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban jiwa. Sehingga dapat dikatakan, Basarnas bekerja di bidang yang ada kaitannya dengan korban jiwa.

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Syaugi, Basarnas bersinergi dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi terkait adanya kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam rangka arus mudik dan arus balik Lebaran.

Basarnas memrioritaskan penempatan armada heli dan kapalnya di beberapa tempat, khususnya di daerah Pantura (Pantai Utara) mulai dari Jakarta, Semarang, hingga Surabaya. Khusus arus mudik kali ini, Basarnas menyiapkan Pos di Km 102 dengan para petugas dan perlengkapannya.

Kompas

“Untuk enam helikopter, kami siagakan di Bogor, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali, dan Tanjungpinang sesuai skala prioritas,” kata M. Syaugi kepada Angkasa Review saat peninjauan arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (11/6/2018). “Di Semarang, kami menempatkan helikopter di exit tol di daerah Ngalian,” tambahnya.

Sementara untuk kapal laut, alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1984 itu menerangkan bahwa 114 kapal milik Basarnas disiagakan di seluruh wilayah Indonesia mengingat dua pertiga wilayah Indonesia merupakan wilayah laut/perairan.

Basarnas saat ini menaungi 38 Kantor SAR (Kansar) dan 77 Pos SAR (Possar) yang selalu siap siaga, bukan hanya untuk arus mudik. Namun, jelas Syaugi, untuk mengantisipasi hal-hal yang diperlukan.

Angkasa Review

“Untuk arus mudik dan arus balik Lebaran ini, kami mulai bersiaga semaksimal mungkin mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Khususnya di wilayah-wilayah prioritas Pantura, penyeberangan Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Balikpapan, Kendari, dan Batam. Armada helikopter dikerahkan ke tempat-tempat ini dari basisnya untuk melaksanakan evakuasi medis udara,” terangnya.

Kabasarnas berpesan, masyarakat bisa menyampaikan informasi terkait bantuan SAR kepada Call Center 115 atau datang/menghubungi Kantor SAR yang ada di setiap provinsi termasuk empat Kansar yang baru diresmikan tahun ini yaitu di Maumere, Natuna, Mentawai, dan Banten. “Kami punya 3.500 personel Basarnas dan juga potensi-potensi SAR yang siap sedia memberikan bantuan,” pungkas Syaugi.

(RON)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

42 views