Ketua STPI Capt. Novy: Selain Sri Lanka dan Timor Leste, STPI Akan Didik Siswa dari Malaysia dan Iran

JR Nugroho

ANGKASAREVIEW.COM – Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM mengatakan, sekolah yang dipimpinnya terus berbenah meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan lulusan.

STPI Curug dalam bulan-bulan mendatang kembali akan mendidik siswa dari luar negeri. Di antaranya adalah dari Malaysia untuk pendidikan Air Traffic Control (ATC) dan dari Iran untuk Teknik Pesawat Udara (TPU). Sebelum ini, STPI telah mendidik dan meluluskan siswa-siswa yang berasal dari Sri Lanka dan Timor Leste.

Demi tercapainya proses pendidikan dan latihan bagi siswa-siswa dari luar negeri itu, salah satu yang dilaksanakan oleh STPI Curug adalah dengan menegakkan dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) maupun aturan internasional lainnya.

“Pendidikan ini memang membuat kita harus concern dan berkomitmen, bahwa aturan ICAO dan aturan-aturan internasional lainnya itu harus strict digunakan. Karena, negara-negara lain pun menyekolahkan siswanya ke STPI ini kurikulumnya adalah dari ICAO,” kata Ketua STPI kepada Angkasa Review di Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Mulai tahun ini, lanjutnya, STPI Curug kembali berlangganan TRAINAIR PLUS yang dikeluarkan oleh ICAO. Sehingga, STPI pun dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan berstandar internasional. Pihak dari TRAINAIR PLUS pun nantinya akan datang ke STPI.

“Dengan TRAINAIR PLUS kita bisa men-download materi-materi yang akan diajarkan dan kita diberi kesempatan untuk mengajar negara Selatan-Selatan itu (–kerja sama pembangunan negara-negara berkembang termasuk bidang akademik). Rapatnya sudah dilaksanakan dan nanti tinggal negara-negara mana saja yang akan ditentukan untuk kita berikan pengajaran itu,” tambah Novy.

Terkait kerja sama dengan Pemerintah Timor Leste yang menyekolahkan siswa-siswanya di STPI, pada tahun ini negara beribu kota di Dili itu pun kembali akan mengirimkan siswanya ke STPI.

“Bulan Agustus, kami diundang Pemerintah Timor Leste untuk mempresentasikan sekolah-sekolah bidang transportasi kepada mereka. Kerja samanya dengan Kementerian Perhubungan. Jadi, kalau saat ini masih terbatas pada pendidikan transportasi udara, nanti Timor Leste juga akan menyekolahkan siswanya untuk bidang transportasi darat dan laut ke sekolah-sekolah di bawah naungan BPSDMP Kementerian Perhubungan,” pungkas Ketua STPI.

(RON)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *